Find Us On Social Media :

Awas, Terlalu Sering Mencukur Rambut Kemaluan Ternyata Tak Baik Bagi Miss V, Ini Efek Sampingnya!

By None, Rabu, 24 Juni 2020 | 06:13 WIB

Mencukur rambut kemaluan ternyata memiliki risiko yang tinggi lho Moms!

GridPop.ID - Tumbuhnya rambut di daerah kemaluan adalah salah satu indikator yang menunjukkan seorang perempuan atau laki-laki menjadi sosok dewasa.

Namun, rambut kemaluan atau bulu kemaluan bagi sebagian wanita mungkin mengganggu.

Terkadang untuk mengatasi masalah tersebut, sebagian wanita ada yang mencukur atau waxing bulu kemaluannya.

Memang tidak ada larangan untuk mencukur atau waxing rambut kemaluan atau yang bisa disebut pubic hair itu.

Baca Juga: Tak Malu Buka-Bukaan Urusan Ranjang, Nikita Mirzani Bongkar Sosok yang Paling Bikin Dirinya Kecewa di Tempat Tidur

Tapi alangkah baiknya wanita mengetahui lebih jauh mengenai pubic hair ini.

Menurut Dr Vanessa Mackar, Konsultan Obstetrician dan Ginekolog dari Royal College of Obstetricians and Gynecologists, Inggris, melansir dari Kompas.com, rambut kemaluan wanita yang berada di sekitar vagina mempunyai tugas penting bagi kesehatan vagina.

Menurutnya, "Rambut kemaluan menjadi penghalang alami untuk menjaga kebersihan, untuk mengurangi kontak dengan virus dan bakteri, dan untuk melindungi kulit halus vulva."

Masih menurut Mackar, rambut kemaluan juga berfungsi untuk mencegah partikel asing seperti debu dan bakteri patogen bisa masuk ke tubuh melalui daerah kemaluan.

Baca Juga: Barbie Kumalasari Kenakan Cincin 30 Karat Seharga Milyaran Rupiah, Hotman Paris Tak Percaya hingga Lakukan Hal Ini Demi Buktikan Omongan Istri Galih Ginanjar Tak Benar!