Find Us On Social Media :

Waspadai Gejala Penyakit Hati Stadium Akhir, Mulai dari Nafsu Makan yang Buruk hingga Kebingungan, Jangan Dianggap Sepele

By Andriana Oky, Senin, 18 Juli 2022 | 06:03 WIB

(ilustrasi) Organ hati berfungsi untuk mengambil sari-sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu.

GridPop.ID - Organ hati merupakan salah satu organ hati yang memiliki pernanan penting terhadap metabolisme tubuh.

Melansir Kompas.com, hati sendiri merupakan satu dari empat organ tubuh yang tergabung dalam sistem ereksi.

Sistem ereksi merupakan sistem yeng berfungsi mengeluarkan zat asing dari tubuh.

Hati organ metabolik terbesar dalam tubuh. Organ ini sering juga disebut sebagai pabrik biokimia utama tubuh. Berat organ ini pada orang dewasa mencapai 1,5 kilogram.

Saat hati mengalami peradangan, aktivitas tubuh pun akan terganggu.

Penyakit hati stadium akhir (ESLD) ditandai ketika organ hati rusak dan tak dapat dipulihkan lagi.

Kembali merujuk artikel terbitan Kompas.com, penyakit hati stadium akhir merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan penyakit hati lanjut, gagal hati, dan sirosis dekompensasi (sirosis stadium lanjut), mengingat keadaan umum yang tidak bisa dipulihkan (ireversibel).

Satu-satunya pengobatan defenitif dan berpotensi mengatasi kondisi tersebut adalah dengan melakukan transplantasi.

Mengutip NHS, penderita penyakit hati stadium akhir biasanya mengalami gagal hati akut dan memiliki sirosis dekompensasi.

Baca Juga: Berusaha Tahan Rasa Sakit Selama 2 Tahun Lamanya, Gary Iskak Mulai Sadar Kelalaiannya Berakibat Fatal Usai Masuk Rumah Sakit: Udah Telat Jauh Banget

Sirosis dekompensasi adalah kondisi hati yang mengalami kerusakan parah secara luas dan tidak dapat berfungsi dengan baik, sehingga bisa mengancam jiwa.

Banyak tanda-tanda berkembang saat jaringan parut pada hati menggantikan sel hati yang sehat (fibrosis).