Find Us On Social Media :

Pasca Mayat Budi Hartanto Ditemukan Oleh Polisi, Tetangga Sebut Tersangka Sempat Menjerit Ketakutan Saat Malam Hari!

By Bunga Mardiriana, Minggu, 14 April 2019 | 12:29 WIB

Pembunuhan Budi Hartanto

GridPop.ID - Kasus pembunuhan mayat tanpa kepala di Blitar pada Rabu (3/4/2019) sempat hebohkan warga.

Melansir dari Kompas.com, jenazah seorang guru tari honorer ditemukan dalam koper oleh pencari rumput di pinggir sungai bawah jembatan Desa Karanggodang, Kecamatan Udunawu, Blitar, Jawa Timur.

Jenazah yang kemudian diketahui bernama Budi Hartanto tersebut ditemukan tanpa kepala dan dalam kondisi tanpa busana.

Baca Juga : Pelaku Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala yang Ditemukan dalam Koper Ditangkap Polisi, Tetangga Ungkap Kepribadiannya Justru Jauh dari Kata Seram

Kasus tersebut perlahan mulai menemukan titik terang.

Para pelaku berinisial AP dan AJ yang berjenis kelamin laki-laki sudah ditangkap oleh polisi.

AJ berhasil diringkus oleh kepolisian Kediri sedangkan AP ditangkap saat dirinya melakukan perjalanan menuju Jakarta.

Baca Juga : Selain Membunuh Budi Hartanto Secara Bergantian, Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper Gunakan Dua Senjata Tajam

Kepribadian salah satu pelaku yakni AJ, belum lama ini diungkap oleh warga yang tinggal di sekitarnya.

Melansir dari Surya.co.id, seorang warga bernama Sujilah (65) menyebutkan AJ memiliki kepribadian yang kebanci-bancian dan melambai.

Ia pun memiliki banyak rekan dari komunitas yang sama.

Baca Juga : Kondisi Terakhir Budi Hartanto Sebelum Ditemukan Tewas Termutilasi dalam Koper, Sempat Berpamitan hingga Tunjukkan Sikap yang Tidak Biasa

Selain membeberkan kepribadian AJ, rupanya warga sempat mempat mengetahui tingkah laku tak lazim dari AJ.

AJ bertingkah laku tak lazim tiga hari setelah mayat Budi Hartanto ditemukan polisi.

Warga tersebut menyebutkan bahwa AJ sempat berteriak ketakutan saat malam hari.

Baca Juga : Ungkapan Pilu Keluarga Korban Mutilasi Tanpa Kepala yang Ditemukan dalam Koper, Ibunda Budi Hartanto: Anak Saya Salahnya Apa?

"Pelaku sempat menjerit-jerit seperti orang ketakutan. Padahal di warungnya juga ada temannya. Dia bilang wedi aku, wedi aku (aku takut-aku takut)," ungkap Sujilah menirukan teriakan pelaku seperti dikutip GridPop.ID dari Surya.co.id pada Minggu (14/4/2019).

Pelaku juga sempat terlihat berlari dari warungnya ke jalan dengan ekspresi seperti orang yang ketakutan.

Esok harinya, Sujilah sempat bertanya mengenai alasan AJ berteriak saat malam hari.

"Saat mencuci piring saya tanya, ada apa tadi malam jerit-jerit ketakutan? Dia menjawab kaget karena pundaknya seperti kejatuhan kayu yang berat," ungkapnya lagi. (*)