Find Us On Social Media :

Bikin Geram, Penumpang Ini Lebih Pilih Selamatkan Tas Dibanding Korban Lainnya saat Pesawat Aeroflot Dilalap si Jago Merah

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Rabu, 8 Mei 2019 | 14:31 WIB

Potongan video dari akun Instagram Gunkevitch memperlihatkan pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Aeroflot terbakar tak lama setelah mendarat darurat di Bandara Sheremetyevo, Moskwa, Rusia, Minggu (5/5/2019). Insiden mengakibatkan 41 orang tewas, termasuk 2 anak dan seorang awak kabin.

GridPop.ID - Belakangan, publik dikejutkan dengan insiden terbakarnya sebuah pesawat milik maskapai Aeroflot.

Insiden tersebut menewaskan puluhan penumpang di dalam pesawat.

Bahkan, terdapat insiden menakutkan saat pesawat tengah dilalap si jago merah.

Baca Juga : Mengerikan! Baru Pertamakali Terbang, Pria Ini Tiba-tiba Buka Paksa Pintu Darurat Pesawat

Dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (7/5/2019), sebuah pesawat maskapai penerbangan Aeroflot, Rusia, dilalap si jago merah ketika melakukan pendaratan darurat di Bandara Sheremetyevo, Moskow, Minggu (5/5/2019), sekira pukul 18.30 waktu setempat.

Setidaknya 41 orang, dua di antaranya anak-anak, tewas terpanggang dalam kejadian itu.

Tak laa setelah take off, sekira 30 menit, pesawat yang membawa 78 orang tersebut melakukan pendaratan darurat di Bandara Sheremetyevo.

Baca Juga : Batal Adakan Studi ke Bandung Karena Harga Tiket Pesawat Meroket, Siswa SMA di Aceh Ini Akhirnya Pilih ke Malaysia!

Data awal menyebutkan sebanyak 37 penumpang dalam kondisi selamat setelah berhasil ke luar dari pintu darurat pesawat.

Penumpang yang ketakutan terligat melarikan diri dari pesawat Aeroflot pada saat api berkobar di bagian belakang si burung besi itu.

Api tampak keluar dari jendela pesawat dan terdengar jeritan penumpang sehingga menimbulkan suasana mencekam.

Baca Juga : Usai Didoakan dan Dipeluk, Seorang Bayi Hembuskan Nafas Terakhir Dalam Penerbangan Pesawat Air Asia, Suasana Berubah Kacau

Meksi begitu, banyak penumpang yang tidak segera meninggalkan pesawat sesuai instruksi karena mereka sibuk mengambil barang bawaan di bagasi dalam kabin.

Indikasi awal menunjukkan gangguan listrik mungkin menjadi pemicu kebakaran saat pesawat berada di udara.

Di sisi lain, seorang penumpang selamat maskapai Aeroflot itu menumpahkan kekesalannya saat berhadapan dengan penumpang lain.

Baca Juga : Memilukan, Ingin Pecahkan Rekor Pilot Termuda, Bocah 7 Tahun Ini Menerbangkan Pesawat hingga Berujung Tragis

Dikutip dari Kompas.com, penumpang selamat itu menganggap penumpang lain memperlambat proses penyelamatan.

Mikhail Savchenko menumpahkannya dalam sebuah unggahan di Facebook.

Ia mempertanyakan ada penumpang yang mengambil tas sehingga menghalangi yang lain untuk keluar.

Baca Juga : Memilukan, Ingin Pecahkan Rekor Pilot Termuda, Bocah 7 Tahun Ini Menerbangkan Pesawat hingga Berujung Tragis

"Saya tidak tahu harus berkata apa kepada mereka yang memilih lari membawa tas. Tuhan yang bakal mengadili mereka," kecamnya dikutip news.com, Rabu (8/5/2019).

Dia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan ada penumpang yang keluar dari pesawat Sukhoi Superjet-100 yang terbakar sambil membawa tas.

Savchenko mengaku tidak bisa memahami mengapa ornag yang begitu bersikukuh mengambil tasnya di kabin.

Baca Juga : Sempat Paksa Pramugari Bersihkan Bokongnya , Penumpang Pesawat Ini Akhirnya Meninggal Dunia

Padahal saat itu api sudah melalap sayap pesawat.

Meski begitu, Savchenko meminta supaya penumpang yang mengambil tas tidak dipersekusi.

"Pastinya sulit bagi mereka sekarang. Jalan pikiran mereka hnya bisa dipahami ahli," terangnya.

Savchenko kemudian menegaskan ketika kejadian, dia tidak membawa tasnya maupun duduk di kelas bisnis yang membuatnya bisa lebih mudah menyelamatkan diri.

Baca Juga : Mengejutkan, Benda yang Diduga UFO Terekam Terbang Dekat Sebuah Pesawat, Terbelah Jadi 6 dan Hilang Misterius

Savchenko juga menegaskan ketika merekam video momen pesawat Aeroflot terbakar, tidak ada penumpang di dekatnya yang membutuhkan pertolongan.

Lebih lanjut, Savchenko juga mengucapkan terima kasih kepada kru kabin yang sigap membantu.

"Tanpa mereka, mungkin bakal lebih banyak korban," ujarnya.

Baca Juga : Pesawat yang Ditumpanginya dari Turki Mengalami Masalah dan Hampir Tak Bisa Pulang, Ayu Ting Ting: Doain Ya Biar Selamat Sampai Jakarta

Sementara itu, media setempat mengutip pilot Denis Evdokimos yang menyatakan dia sudah melakukan semua prosedur yang diperlukan untuk pendaratan darurat.

Dia dilaporkan memutuskan tidak membuang bahan bakar yang merupakan kebiasan ketika pesawat harus mendarat darurat demi mencegahnya terlalu berat.

Evdokimos mengaku dia tidak paham mengapa pesawat bisa mendarat keras setelah kehilangan komunikasi akibat disambar petir.

Baca Juga : Terawang Laut Pindah ke Darat dan Pesawat Merah, Mbak You Sebut Kota Inisial M dan J Rawan Bencana

Juru bicara komite investigasi Svetlana Petrenko berkata pihaknya melihat ada tiga kemungkinan penyebab pesawat jatuh: ketidakmampuan pilot, kesalahan perangkat, hingga cuaca buruk. (*)