Find Us On Social Media :

Kisah Heroik Siswa SMK Bantu Polisi Terbakar di Cianjur, Beri Minum hingga Temani Detik-detik Polisi Merintih Kesakitan dengan Luka Bakar di Sekujur Tubuhnya

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Sabtu, 17 Agustus 2019 | 09:06 WIB

Muhammad Ridwan menolong Aiptu Erwin

GridPop.ID - Di tengah kericuhan aksi demo di kantor bupati Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019), terdapat pemandangan yang tak biasa.

Aksi demo yang sempat chaos tersebut menelan korban empat orang polisi mengalami luka bakar serius karena semburan api.

Salah satu anggota polisi terkapar lemah di pinggir jalan dengan seorang anak sekolah yang duduk di sampingnya.

Baca Juga: Unjuk Rasa Mahasiswa di Cianjur Berujung Ricuh, Empat Orang Anggota Polisi Terkena Semburan Api dan Terbakar, Begini Kronologinya

Anak tersebut rupanya menolong anggota polisi yang tengah kesakitan tersebut.

Diberitakan GridPop.ID sebelumnya, aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa dari berbagai elemen di depan kantor bupati Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/08/2019) siang, berujung ricuh.

Empat orang anggota polisi dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sayang Cianjur karena mengalami luka bakar serius akibat terkena semburan api.

Baca Juga: Dituding Matre karena Nikahi Janda Kaya, Ajun Perwira Beberkan Tagihan Listrik Rumah Jennifer Jill yang Membebaninya

Sementara 15 orang pengunjuk rasa diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polres Cianjur.

Insiden bermula saat pengunjuk rasa memblokade ruas jalan Siliwangi di depan gerbang kantor bupati. Selain berorasi, massa juga sempat membakar ban.

Petugas pun berupaya untuk memadamkannya, namun tiba-tiba ada yang melempar plastik berisi cairan diduga bensin sehingga memicu api semakin membesar.

Baca Juga: Dulu Dipuja dan Jadi Idola, Aktor Ini Diduga Depresi hingga Overdosis Sebelum Meninggal Dunia

Tak ayal, beberapa petugas tersambar api, bahkan seorang anggota polisi terkapar dan mengerang kesakitan dengan baju seragam yang compang-camping akibat terbakar.

Sejumlah orang pun berupaya memadamkan api yang menyelimuti tubuh korban dengan air dari gelas-gelas air mineral dan alat seadanya.

Badan korban diduga terkena cipratan cairan yang dilempar oknum pengunjuk rasa tersebut sehingga api dengan cepat membakar sekujur tubuhnya.

Baca Juga: Unjuk Rasa Mahasiswa di Cianjur Berujung Ricuh, Empat Orang Anggota Polisi Terkena Semburan Api dan Terbakar, Begini Kronologinya

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (17/8/2019), salah satu pria berseragam polisi yang kemudian diketahui bernama Aiptu (sekarang Ipda) Erwin Yudha berlari dalam kondisi terbakar.

Orang-orang mencoba memadamkan api yang menyelimuti tubuh anggota Bhabinkamtibmas itu dengan air seadanya dari gelas-gelas air mineral.

Lalu, Aiptu Erwin sempat tergeletak sendirian di tepi trotoar. Saat itulah, seorang pelajar bernama M Ridwan Suryana (18) tiba-tiba muncul berlari menghampirinya.

Baca Juga: Dulu Melenggang Sendiri Nyaris Tanpa Saingan, Sekarang Seleb Ini Gelar Pernikahan Anaknya Bak Pesta Raja

"Awalnya saya tidak berani mendekat karena situasinya kacau. Tapi saya beranikan diri karena lihat Bapak itu kasihan mengerang kesakitan," kata Ridwan, siswa kelas XII SMK Pasundan Cianjur jurusan Akuntansi itu, Jumat (16/8/2019).

Ridwan menjadi perbincangan warganet karena aksi heroiknya menolong Aiptu Erwin yang tergeletak tak berdaya di pinggir jalan.

Ridwan mengaku ada di lokasi unjuk rasa itu sendiri karena tengah menjalani magang atau praktik kerja lapangan (PKL) di salah satu kantor di lingkungan Pendopo Bupati Cianjur. Sesaat sebelum kejadian itu berlangsung, dia sedang istirahat makan siang.

Baca Juga: Empat Kali Aborsi Karena Suaminya Ingin Anak Lelaki, Perempuan Ini Alami Hal Ini Sebelum Hembuskan Napas Terakhir

"Saya dengar ada demo di depan, saya penasaran lalu ke sana untuk melihat, tiba-tiba pada ribut suasananya jadi kacau," tutur Ridwan.

Seorang polisi, lanjut dia, tiba-tiba berlari dalam kondisi terbakar. Setelah api dipadamkan oleh beberapa orang, dia sempat tergeletak tak berdaya di pinggir jalan.

"Saya cari-cari air nemu dari gelas Aqua, saya minumkan ke bapak polisi itu sambil coba menenangkannya," ucapnya.

Baca Juga: Tanpa Makeup dan Masih Pakai Piyama, Nagita Slavina Rela Siapkan Ratusan Bingkisan Demi Perayaan Ulang Tahun Rafathar

Saat menemani korban, Ridwan pun mencoba berteriak-teriak meminta bantuan hingga beberapa anggota polisi dan Satpol PP kemudian datang menghampiri.

"Mereka lalu nyetop angkot untuk membawanya ke rumah sakit. Saat itu kondisinya setengah tak sadarkan diri, saya ikut menggotong ke dalam angkot,” katanya.

Foto dirinya yang sedang menolong korban pun kini tersebar luas di laman Facebook dan Instagram dengan dibanjiri komentar pujian.

Baca Juga: Ditemukan Pingsan hingga Dilarikan ke Rumah Sakit, Artis Ini Diduga Sempat Alami Hal Ini Sebelum Hembuskan Napas Terakhir

"Saya tidak punya maksud apa-apa, saat itu saya spontanitas saja ingin menolongnya karena kasihan melihatnya sendirian mengerang kesakitan,” ujarnya.

Aiptu Erwin mengalami luka bakar parah di sekujur tubuhnya, hampir 80 persen. Selain Erwin, tiga polisi lainnya juga menjadi korban.

Aksi unjuk rasa gabungan elemen mahasiswa di depan gerbang Pendopo Bupati Cianjur, Kamis siang berujung ricuh setelah seseorang melemparkan cairan diduga bensin ke kerumunan saat petugas berupaya memadamkan api dari aksi bakar ban yang dilakukan massa.

Baca Juga: Perut Remaja Pria Ini Kembung hingga Membengkak. Dokter Mengira Tumor, Tak Disangka Ini yang Terjadi

Polisi telah menetapkan RS (19), mahasiswa salah satu universitas di Cianjur sebagai tersangka. RS teridentifikasi sebagai pelaku yang melakukan pelemparan bahan bakar yang menyebabkan empat anggota polisi terluka. (*)