Find Us On Social Media :

Turunkan Foto Jokowi Saat Demonstrasi, Mahasiswa Sumbar Beri Komentar Mengejutkan Usai Jadi Tersangka hingga Bikin Video Pengakuan

By Popi, Jumat, 27 September 2019 | 18:35 WIB

Mahasiswa Sumbar duduki ruang sidang utama DPRD Sumbar dan melakukan perusakan, Rabu (25-9-2019)

GridPop.id - Demo mahasiswa menjalar hampir ke seluruh Indonesia.

Seorang mahasiswa asal Sumatera Barat ditangkap polisi dan dijadikan tersangka setelah menurunkan foto Presiden Joko Widodo saat demo yang diikuti ribuan mahasiwa pada Rabu (25/9/2019).

Peristiwa itu berawal saat para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat mengepung Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (24/9/2019).

Hari itu bertepatan dengan Hari Tani Nasional. Para mahasiswa berasal dari luar daerah seperti Bukitinggi, Payakumbuh, Dharmasraya, dan lainnya.

Dalam orasinya, mahasiswa ingin pemerintah serius menangani persoalan-persoalan seperti kebakaran hutan dan lahan. Mahasiswa juga menuntut kesejahteraan petani.

"Lahan dan hutan terbakar, kabut asap semakin parah, kami minta Gubernur Sumbar melakukan langkah konkret," kata Indra Kurniawan salah satu mahasiswa yang berorasi di depan Kantor Gubernur Sumbar.

Para demonstran bertahan hingga Selasa sore. Demo pun dilanjutkan keesokan harinya.

Baca Juga: Menristek Akan Beri Sanksi Rektor, Reaksi Sudjiwo Tedjo Bikin Kaget: Demo Mahasiswa Mungkin Makin Menjadi-jadi, Rektornya Ajak Ngopi!

Rabu (25/9/2019), setelah berorasi selama 3,5 jam, ribuan mahasiswa menduduki Gedung DPRD Sumatera Barat sekitar pukul 14.30 WIB.

Di hari yang sama, mereka memaksa DPRD Sumbar mengirim surat tuntutan ke Presiden Jokowi dan DPR RI.

Tuntutan mereka agar Undang-Undang KPK dibatalkan.

Mereka juga menuntut pembatalan RKHUP, RUU pertanahan dan sejumlah revisi undang-undang lainnya yang dianggap bermasalah.

Mahasiswa juga mendesak DPRD Sumbar agar ikut bersama mahasiswa menandatangani tuntutan yang dikirim ke Jakarta.