Find Us On Social Media :

Keberadaan Darah Saat Perut Wiranto Ditusuk Dipertanyakan, Dokter Ahli Bedah Ini Ungkap Fakta Ilmiah hingga Sebut Hukum Alam

By None, Senin, 14 Oktober 2019 | 16:20 WIB

Wiranto

Lain halnya jika yang ditusuk ialah tangan yang merupakan bagian tubuh keras. Di tangan kata Nazrial pembuluh darah terletak di permukaan sehingga akan segera mungkin mengeluarkan darah ketika terluka.

“Maka di bantalan lembut seperti perut tidak akan sesegera mengeluarkan darah,” kata dokter bedah RS Permata Hijau, Depok itu.

Selain itu kata Nazrial, selain memiliki otot sebagai pelindung perut memiliki selaput perut yang berbentuk seperti kulit ari telur. Organ itu berfungsi sebagai perlindungan terakhir bagian dalam perut.

Biasanya jelas Nazrial, dokter akan mencari apakah selaput perut korban ikut terluka saat mengalami penusukan.

Baca Juga: Sempat Melihat Wiranto Ditusuk Dua Kali di Bagian Perut, Saksi Mata Ini Ungkap Sang Menteri Langsung Ambruk

Nantinya kata Nazrial, hasil analisis itu akan menentukan seorang dokter membedah atau tidak usus korban untuk diselematkan.

Kalau melihat kasus Wiranto kata Nazrial jelas selaput perut ikut terluka dalam insiden penusukan tersebut.

Luka yang ditimbulkan juga bisa tergolong parah mengingat dokter memotong usus sebesar 40 cm.

“Selaput terakhir menjadi penentu kami sebagai dokter bedah, kalau sedikit saja selaput itu robek maka tusukan apapun juga jarum pentul saja bisa tembus usus maka bisa berakibat ada dan tidak ada darah keluar dari tubuh,” kata Nazrial.