Find Us On Social Media :

Ngaku jadi Anggota TNI, Kuli Bangunan Ini Perdaya 3 Janda Cantik, Berhasil Kuras Harta Mereka hingga Dicumbu Satu per Satu

By Maria Andriana Oky, Sabtu, 9 November 2019 | 11:49 WIB

Seorang anggota TNI gadungan di Sidoarjo menipu dan menguras harga tiga janda.

GridPop.ID - Nasib nahas menimap tiga orang janda sekaligus di daerah Sidoarjo.

Ketiga janda tersebut ditipu oleh sosok pria yang sama, yakni seorang anggota TNI gadungan.

Tak hanya kehilangan harta benda mereka, ketiga janda tersebut juga disetubuhi oleh oknum TNI gadungan tersebut.

Dilansir dari Tribun Cirebon, adalah Achmad Junaidi (26) pelaku penipuan yang melancarkan aksinya dengan bermodal foto mengenakan seragam TNI yang diunggahnya di akun Instagram.

Baca Juga: Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Setelah Divonis Sakit Autoimun, Ashanty Kini Dilaporkan ke Polisi Terkait Kasus Dugaan Penggelapan dan Penipuan Senilai Rp 14,3 Miliar

Berbekal foto tersebut, Achamd mulai mengincar korban melalui chat.

Saat berkenalan dengan para korbannya, Achmad mengaku sebagai anggota TNI berpangkat seda.

Bukan anggota TNI, pria berstatus duda ini sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan.

Untuk meyakinkan korbannya, Junaidi memotong rambutnya dengan potongan cepak.

Baca Juga: Punya Firasat Buruk, Mbak You Prediksi Akan ada Pasangan Artis yang Bercerai karena Terjerat Kasus Penipuan dan Hutang Piutang: Rumah Tangga Mereka Banyak Utang Luar Biasa!

Setelah berkenalan dengan korbannya, Junaidi akan terus merayu para korbannya hingga mau diajak ketemuan. Saat ketemuan, pelaku kemudian merenggut kehormatan korban dan menguras uang mereka.

Satu di antara korban berinisial PS disuruh meminjam uang lewat aplikasi online.

Setelah cair, ATM korban dibawa pelaku dan uangnya dikuras tanpa seizin korban.

Dari laporan korban itulah, anggota TNI gadungan ini tertangkap.

Baca Juga: Momen Bahagia Berubah Kacau Balau, Cerita Pilu Pasangan Pengantin Jadi Korban Penipuan Wedding Organizer, Menikah Tanpa Resepsi hingga Rugi Puluhan Juta Rupiah

"Diamankan di Polsek Gedangan setelah diamankan anggota Pasmar," kata Kaposek Gedangan Kompol Heri Siswoko seperti yang dikutip dari Tribun Cirebon.

Kepada petugas, Achmad Junaidi mengaku baru mendapat uang Rp 1,9 juta dari korbannya.

"Pengakuannya demikian, dan masih diperiksa oleh penyidik," sambung kapolsek kepada Tribunjatim.com.

Baca Juga: Beberkan Kronologi Penipuan Pablo Benua, Kuasa Hukum Arie Untung Ungkap Kliennya Sampai Pernah Dicegat Polisi Gara-gara Plat Mobilnya Palsu

Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di daerah Kendari.

Seorang pria bernama Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong (21) berpura-pura menjadi anggota TNI gadungan juga memperdaya 3 korban yang semuanya perempuan.

Melansir dari Tribunnews.com, selain menipu, Ebong juga mengambil barang-barang berharga milik korban.

Selain mengaku sebagai TNI gadungan, Ebong juga kerap mengaku sebagai polisi.

Baca Juga: Jadi Korban Penipuan, Tiara Dewi Akur dengan Mantan Suami! Rujuk?

Hal itu dilakukan Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong untuk memikat para perempuan yang akan menjadi korbannya.