Find Us On Social Media :

Fadli Zon Sebut 13 Stafsus Presiden Pemborosan Namun Enggan Kritik Prabowo Subianto yang Miliki 33 Ajudan, Billy Mambrasar Balas Telak: Kami Bukan Kelompok Manusia Bodoh yang Haus Jabatan!

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Rabu, 27 November 2019 | 18:30 WIB

Fadli Zon mengkritik staf Presiden Joko Widodo.

Di tempat berbeda, Fadli juga kembali melontarkan kritikan kepada staf khusus Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, penunjukkan para stafsus baru itu tidak sejalan dengan rencana pemerintah untuk melakukan efisiensi.

"Ini menurut saya enggak sejalan dengan pandangan Presiden yang mau efisiensi. Efisiensi kelembagaan tapi nambah terus institusi-institusi yang sebenarnya tidak perlu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun 2019, Mbak You Prediksi Tiga Pulau di Indonesia Ini Akan Diguncang Bencana Alam Dahsyat: Sumatera Alami Berbagai Masalah Alam

Fadli menambahkan, sebenarnya kepala negara sudah dibantu banyak lembaga dalam kerjanya sehari-hari. Mulai dari Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet hingga Kantor Staf Kepresidenan.

Namun, lembaga-lembaga tersebut rupanya tidak mampu berjalan dengan cukup baik.

Alih-alih melakukan efisiensi, kata Fadli, Presiden Jokowi justru menduplikasi lembaga tersebut dengan stafsus baru. Padahal, biaya untuk gaji staf khusus Jokowi tidaklah sedikit

"Jadi perangkat dari kepresidenan ini banyak sekali, biayanya juga sangat besar," ujar Fadli.

Baca Juga: Sukses Jadi Jurnalis, Begini Penampakan Rumah Mewah nan Megah Najwa Shihab yang Jarang Tersorot Kamera, Ada Jalan Rahasianya!

Apalagi, sebelum penunjukkan stafsus baru, Presiden juga telah menunjuk sejumlah wakil menteri.

Menurut Fadli, kebijakan ini menunjukkan bahwa yang dilakukan Jokowi bukan efisiensi, melainkan pemborosan.

"Kalau semuanya mau dijadikan wakil menteri, menurut saya bukan efisiensi, namanya pemborosan. Pemborosan itu pasti tidak efektif, termasuk dalam pengambilan keputusan tidak efektif," kata Fadli.