Find Us On Social Media :

Ningsih Tinampi Trending di Twitter, Komentarnya Tentang Korban Perkosaan Bikin Heboh: Dia Genit di Depan Orang!

By None, Jumat, 29 November 2019 | 12:00 WIB

Pengobatan Alternatifnya Jadi Viral, Ningsih Tinampi Mengaku Dapat Ilmu Saat Suami Selingkuh hingga Bolak-balik ke Dukun

Senada dengan pernyataan Defi, salah satu pegiat gerakan perempuan, Dea Safira, juga menyatakan, Menurut dia, kekerasan seksual terjadi karena adanya masalah relasi kuasa.

Dea mengatakan, menyalahkan pakaian perempuan menjadi salah satu yang disebut sebagai victim blaming atau menyalahkan korban.

"Ruang publik yang aman adalah hak setiap orang termasuk perempuan. Model baju, keadaan sepi, atau apa pun tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan pemerkosaan," ujar Dea kepada Kompas.com, Kamis.

Semua pernyataan diperkuat dengan adanya sebuah pameran yang menunjukkan pakaian-pakaian yang dikenakan korban kekerasan seksual.

Pameran itu digelar di Belgia pada awal tahun 2018, dan menampilkan sejumlah pakaian yang mayoritas justru merupakan pakaian tertutup.

Dalam pameran itu terlihat bahwa korban tidak berpakaian "menantang" atau "memancing syahwat" seseorang untuk berbuat bejat.

Baca Juga: DPR Ancam Bubarkan BNN, Irjen Arman Depari Angkat Bicara Hingga Sampaikan Pesan Menohok: Sekalian Anggota Dibakar dan Dikremasi!

Korban yang mengenakan setelan kemeja longgar dan celana panjang pun ada yang menjadi korban kejahatan seksual ini.

Ini juga menunjukkan bahwa nafsu bejat muncul tidak berdasarkan pakaian apa yang digunakan oleh korban.

Pakaian tidak berperan dalam mencegah atau memperbesar kemungkinan terjadinya sebuah pemerkosaan.

Di dalam pameran yang sama, bahkan terpajang sebuah kaos anak-anak bergambar tokoh kartun The Little Pony.

Ini juga menunjukkan bahwa korban pemerkosaan tidak melulu datang dari kalangan dewasa, anak di bawah umur pun tak lepas dari ancaman kejahatan ini.

Dengan demikian, ini memperlihatkan bahwa pemikiran atau pandangan yang menyalahkan korban merupakan kesalahan mendasar saat terjadi kasus pemerkosaan. (*)

 Baca Juga: Nikahi Janda Muda 28 Tahun, Kakek 70 Tahun di Madiun Hanya Bermodalkan Mahar Rp 50 Ribu, Awal Ketemunya Bikin Greget!

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ningsih Tinampi Bicara Soal Korban Pemerkosaan, Bu Ning Trending di Twitter dan Dibully Netizen,