Find Us On Social Media :

Sungguh Kejam, Kim Jong Un Tega 'Lempar' Para Atletnya jika Kalah dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 ke Kamp Kerja Paksa yang Konon Katanya Lebih Buruk dari Gulag Rusia!

By Septiana Risti Hapsari, Rabu, 22 April 2020 | 20:45 WIB

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un .

GridPop.ID - Sosok Kim Jong Un memang dikenal sebagai seorang diktator.

Kebijakan yang dibuatnya bisa dibilang sangat kejam.

Salah satunya kebijakan yang ia buat saat 2018 lalu.

Tahun 2018 silam, pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un membuat langkah yang mengejutkan dunia internasional ketika mengirimkan adik perempuannya ke pembukaan Olimpiade Musim Dingin yang berlangsung di Pyeonghchang, Korsel.

Baca Juga: Bak Musesum, Begini Penampakan Rumah Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un yang Nyaris Tak Diketahui Publik Dunia: Dilengkapi Berbagai Patung Besar dan Taman yang Luas

Sebagai “orang nomor dua” di Korut, kehadiran Kim Yo Jong, si adik, yang juga menjabat sebagai direktur Partai Buruh Korut telah membawa angin damai bagi Korsel-Korut.

Korut sendiri mengirimkan 22 atletnya untuk berpartisipasi dalam turnamen yang berlangsung dari 8-25 Februari 2018.

Suasana damai kembali terpancar ketika para atlet Korsel dan Korut melakukan parade bersama dalam acara pembukaan.

Presiden Korsel Moon Jae-in yang merupakan tokoh pendukung reunifikasi Korea tampak bersalaman dengan Kim Yo Jong.

Baca Juga: Jadi Tangan Kanan Kim Jong Un, Inilah Potret Adik Kandung Pimpinan Korut Kim Yo Jong yang Wataknya Sama-sama Bengis Hingga Berani Kritik Pedas Kepala Negara Lain

Secara simbolis, ini dibaca sebagai adanya “potensi besar” dua Korea untuk berdamai.

Tapi di balik suasana damai itu, Korsel sesungguhnya telah menyiapkan lebih dari 200 ribu pasukan khusus guna mengamankan jalannya Olimpiade Musim Dingin.

Semua pasukan dalam kondisi siaga tertinggi justru untuk mengantisipasi adanya serangan teror dari Korut.

Baca Juga: Terpaut Usia 12 Tahun, Gadis 10 Tahun Ini Dipaksa Nikah dengan Sepupu Atas Izin Orang Tuanya, Bermahar Rp 125 Juta Hingga Mempelai Pria Dibebaskan untuk Memperkosa Istrinya!

Kendati telah mengirimkan Kim Yo Jong, Korut sendiri sebenarnya masih menunjukkan sikapnya yang garang.

Satu hari menjelang Olimpiade Musim Dingin dibuka, Korut telah menggelar parade militer terbesar untuk memperingati hari jadi militer Korut ke -70.

Kim Jong Un sendiri berpidato bahwa kekuatan militer Korut saat ini “telah berkelas dunia”.Kabarnya, usai Olimpiade Musim Dingin, Korut “sangat mungkin” melakukan uji coba peluncuran rudal balistik lagi.

Baca Juga: Dengar Suara Teriakan Memilukan Dari Dalam Makam Kekasihnya, Lelaki Ini Nekad Bongkar Kuburan dan Temukan Fakta Mencengangkan yang Bikin Shock!

Terkait sebanyak 22 atlet Korut yang dikirim ke Korsel, sebelumnya Kim Jong Un juga telah memanggil mereka untuk diberi pengarahan.

Pengarahan yang diberikan Kim Jong Un singkat saja tapi sangat mengerikan.

Semua atlet Korut diharuskan memenangkan semua pertandingan di Olimpiade Musim Dingin.

Baca Juga: Bukan Pasar Hewan, Laboratorium Misterius di Wuhan Ini Diduga Jadi Tempat Awal Mula Penyebaran Virus Corona: Simpan 1.500 Jenis Virus

Jika sampai kalah akan “dilempar” ke kamp kerja paksa Korut yang kondisinya lebih kejam dibandingkan sistem Gulag-nya Rusia.

Untuk menghukum rakyatnya, Korut memang masih memiliki Gulag yang kondisinya tidak manusiawai, brutal, juga kejam.

Jarang ada orang yang bisa pulang selamat setelah dimasukkan ke Gulag model Korut itu.

(*)

Baca Juga: Sekarang Tergila-gila dengan Paula Verhoeven, Baim Wong Malah Ucapkan Istighfar saat Lihat Foto Lawas Istrinya Terbongkar: Ini Siapa?

Artikel ini telah tayang di Intisari Online dengan judul Mengerikan, Kim Jong-un Ancam Atlet-atletnya Akan Dilempar ke Kamp Kerja Paksa yang Lebih Buruk dari 'Gulag Rusia' Jika Kalah dalam Olimpiade Musim Dingin 2018