Pantas Mayangsari Mampu Koleksi Sederet Barang Mewah Seharga Miliaran Rupiah, Inilah Sederet Gurita Bisnis Bambang Trihatmodjo, Pangeran Cendana yang Dicekal Negara

By Septiana Hapsari, Rabu, 10 Maret 2021 | 08:20 WIB
Bambang Trihatmodjo dan Mayangsari

Bambang Trihatmodjo dan Mayangsari

Bambang merupakan pendiri Bimantara Citra yang saat ini berubah menjadi PT Global Mediacom Tbk (BMTR).

Tahun 1981, Bambang berkongsi dengan empat kawannya yakni Mochamad Tachril, Rosano Barack, Indra Rukmana, dan Peter F.Gontha untuk merintis Bimantara.

Diberitakan Harian Kompas, 21 Februari 1992, Bimantara berkembang dengan sangat pesat selama periode rezim Orde Baru.

Kelompok bisnis Bambang Trihatmodjo memiliki saham di 96 perusahaan.

Baca Juga: Nekat Geser Posisi Halimah dari Pelukan Bambang Trihatmodjo, Mayangsari Dapat Peringatan Keras dari Paranormal Kondang hingga Diterawang Bakal Tuai Karma Buruk: Tinggal Tunggu Waktu!

Selama Presiden Soeharto berkuasa, bisnis Bimantara terus berkembang dan merambah cepat, mulai dari perdagangan, broker asuransi, real estate, konstruksi, televisi swasta, perhotelan, transportasi, perkebunan, perikanan, industri otomotif, industri makanan, industri kimia, pariwisata dan lainnya.

Salah satu perusahaan milik Keluarga Cendana itu tergabung dalam beberapa sub-holding dan Bimantara menjadi holding company.

Bambang juga merambah ke bisnis bank dengan mendirikan Bank Andromeda.

Beberapa perusahaan besar yang diketahui berada di bawah atau sempat terafiliasi dengan Bimantara Group antara lain stasiun televisi RCTI, Plaza Indonesia, Asriland, Indonesia Air Transport, dan Chandra Asri. Bambang Trihatmodjo juga mendirikan induk usaha lain, PT Bumi Kusuma Prima.

Baca Juga: Pasangan Sultan Andara Auto Lewat, Sosok Ini Sebut Pernikahan Lesty Kejora dan Rizky Billar yang Bakal Digelar Dalam Hitungan Bulan Bakal Lebih Heboh Dari Raffi dan Nagita