Find Us On Social Media :

Kabur Ketakutan Usai Disebut Angker, Siswa Ini Pilih Tak Ikut Susur Sungai Cileur Ciamis Gegara Peringatan Sosok Ini, yang Terjadi Selanjutnya di Luar Dugaan

By Luvy Octaviani, Senin, 18 Oktober 2021 | 07:43 WIB

Proses evakuasi korban susur sungai di Ciamis

GridPop.ID - Kabar duka datang dari MTs Harapan Baru Ponpes Cipasung Kabupaten Ciamis.11 siswa yang mengikuti kegiatan susur Sungai Cileur Ciamis meninggal dunia.Imbas tragedi ini, pembelajaran tatap muka (PTM) di MTs Harapan baru pun dihentikan sementara waktu.Menurut Ridwan Kamil, ia sudah meminta kepala daerah dan Kementerian Agama Provinsi Jabar untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran tatap muka melalui tahapan yang ketat, termasuk kegiatan susur sungai, lantaran menelan korban jiwa."Saya sudah minta sesuai kewenangan, level SMP Tsanawiyah itu ada di bupati dan Kemenag untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh," ucap Ridwan Kamil saat melakukan takziah kepada keluarga salah satu santri yang wafat akibat insiden susur sungai di Depok, Sabtu (16/10/2021), seperti dikutip oleh kompas.com dari TribunJabar.id.Sementara itu, kejadian di luar dugaan dialami oleh salah seorang siswa.Memutuskan untuk tak ikut Susur Sungai Cileur Ciamis, seorang siswa selamat dari tragedi maut itu.Diceritakannya, hal itu setelah diperingatkan seseorang bahwa Sungai Cileur Ciamis angker.

Baca Juga: Puluhan Tahun Berjuang Besarkan Anak Sendirian Hingga Jadi Sultan Andara, Rieta Amilia Bak Tuai Karma Baik Dapatkan Suami Tajir Melintir yang Punya Profesi Mentereng di Luar Negeri

Bahkan dirinya memilih untuk kabur daripada mengikuti kegiatan susur sungai tersebut karena angker.Dilansir dari pemberitaan tribuncirebon.com, korban selamat dalam tragedi di Sungai Cileueur Ciamis pada Jumat (15/10/2021) bercerita detik-detik 11 pelajar MTs Harapan Baru mati tenggelam.Farhan (12), rekan Aditya Maulana korban tenggelam, mengatakan, dia kabur saat susur sungai dalam kegiatan Pramuka. Farhan juga pelajar di MTS Harapan Baru, warga Desa Kertarahayu Kecamatan Pamarican.Dia bercerita bahwa dia tidak ingin mengikuti kegiatan susur sungai bersama teman-temannya. "Memang harusnya saya ikut, tapi saya kabur tidak mau karena tempatnya katanya angker," kata Farhan di rumah Aditya Maulana, Sabtu (16/10/2021).Dia juga mengaku ada firasat tidak enak yang sangat kuat dalam hatinya sehingga dia memutuskan nekat kabur dari kegiatan susur sungai tersebut.

Baca Juga: Kini Tersisa Penyesalan Usai Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Terungkap Perlakuan Yosef pada Tuti dan Amalia Semasa Hidup: Kalau Dikasih Kesempatan...

"Dan ada firasat yang tidak enak, makanya tidak mau ikut," ujar Farhan.Sebelum kejadian, kata Farhan, ada warga yang sedang memancing ikan sempat melarang ia dan teman temannya yang melakukan kegiatan Pramuka berupa susur sungai."Kata tukang mancing, katanya jangan kesana tempatnya angker jang," katanya.Kebetulan saat itu yang kabur, hanya Farhan bersama teman satunya yang masih satu kobong dan tidak ikut susur sungai.Sementara orang tua Farhan , Turman bersyukur anaknya tidak ikut menyusur sungai saat kegiatan Pramuka."Alhamdulillah kang, meskipun bandel tidak menuruti pembimbingnya tapi alhamdulilah anak Saya selamat," ujarnya.Sebagai tambahan, Kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur di Kabupaten Ciamis oleh siswa dan siswi MTS Harapan Baru Ponpes Cijantung Ciamis jadi malapetaka saat 11 pelajarnya meninggal tenggelam, Jumat (15/10/2021).Menurut informasi yang dihimpun, mereka mulai turun untuk susur sungai itu sekitar pukul 14.00. Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah menyebut ada sekira 150 orang yang ikut kegiatan susur sungai. Mereka yang ikut kegiaan tersebut merupakan siswa dan siswi rata-rata berusia 12-13 tahun."Sekira pukul 17.20 k ami menerima informasi awal ada siswa MTS Harapan Bar yang ternggelam di Sungai Cileueur," kata Deden Ridwansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/10/2021) malam.

Baca Juga: Hatinya Bak Malaikat, Wanita Ini Curhat Beruntung Hidup dengan Mertua yang Baik Hati Sampai Rela 6 Bulan Asuh Cucu Agar Diet Pasca Melahirkan sang Menantu Berhasil

GridPop.ID (*)