Find Us On Social Media :

Bikin Geger! Ngaku Sebagai Cucu Soekarno, Sosok Ini Ngaku Punya Bukti Otentik dan Berniat Jual Harta Bersejarah Peninggalan Sang Proklamator dengan Harga Super Fantastis

By Sintia N, Jumat, 26 November 2021 | 09:02 WIB

Sosok Inggit Garnasih Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa-Masa Sulit sang Proklamator

GridPop.ID - Serbagai presiden pertama sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia, sosok Ir Soekarno tentu banyak menuai sorotan.

Segala sesuatu tentang Bung Karno pun kerap menjadi buah bibir masyarakat.

Mulai dari perjuangannya merebut kemerdekaan hingga kisah kehidupan pribadinya yang begitu mencengangkan.

Agaknya sudah menjadi rahasia umum bahwa Soekarno alias Bung Karno memiliki banyak istri semasa hidupnya.

Melansir Tribun Manado, setidaknya ada 9 wanita cantik yang pernah tercatat dalam sejarah sebagai istri Soekarno, antara lain:

1. Oetari Tjokroaminoto (1921 - cerai)2. Inggit Garnasih (1923 - cerai)3. Fatmawati (1943)4. Hartini (1953)5. Ratna Sari Dewi alias Naoko Nemoto (1962)6. Haryati (1963)7. Kartini Manoppo (1959)8. Yurike Sanger (1964)9. Heldy Djafar (1966)

Dan beberapa waktu lalu, jagad dunia maya dihebohkan dengan viralnya surat nikah dan surat cerai Soekarno dengan istri keduanya, Inggit Garnasih.

Pasalnya, dokumen yang sangat bersejarah itu dijual secara bebas dengan harga super fantatis di media sosial.

Baca Juga: Ogah Tilep Cek Senilai Rp 35,9 M, Cleaning Service Bandara Soekarno-Hatta Ini Punya Alasan Tersendiri yang Bikin Hotman Paris Kagum

Dalam unggahan Instagram @popstoreindo, disebutkan cucu Inggit Garnasih sendiri yang menawarkan surat nikah dan surat cerai asli Presiden Pertama RI itu.

"HARI INI MENDAPAT KEJUTAN YANG MEMBUAT SHOCK!!

Seorang Bapak di Bandung menawarkan Surat Nikah & Surat Cerai Asli Presiden pertama RI: Ir. Soekarno & Ibu Inggit Garnasih.

Beliau ternyata cucunya Ibu Inggit.

Saya kaget pas baca Dokumen Sangat Bersejarah ini, baru tau juga ternyata yang jadi saksi cerainya Bung Karno & Bu Inggit adalah Bung Hatta, Ki Hadjar Dewantara & KH. Mas Mansoer.

Bisa dicek di wikipedia, Soekarno menikah dengan Ibu Inggit Garnasih pada 24 Maret 1923 (Soerat Katerangan Kawin no. 1138, berbahasa Sunda), persis sama kan?"

Yang minat serius PM saya aja langsung & cek barang ke rumahnya," tulis @popstoreindo.

Saat dihubungi TribunJakarta pada Kamis (24/9), pemilik akun Instagram itu membenarkan postingan terkait surat nikah dan perceraian Soekarno bersama Inggit Garnasih.

"Dijual Rp 25 Miliar oleh cucunya Bu Inggit langsung," jelas admin @popstoreindo.

Meski demikian, admin tersebut enggan membeberkan detail mengenai sosok si penjualan tersebut.

Bonnie Triyana, pemerhati sejarah merespons dengan menyinggung sosok Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk turun tangan.

Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan, Intip Potret Keren Jeje Soekarno yang Punya Garis Keturunan Presiden Pertama Indonesia

Dikatakan Bonnie, salah satu istri Soekarno yang dianggap memiliki peran besar dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia adalah Inggit Garnasih.

 

Sayangnya, meski memiliki jasa besar, Inggit Garnasih tak bisa menemani Soekarno hingga kemerdekaan Indonesia.

Sebab keduanya bercerai pada tahun 1943 yang disebut-sebut karena Inggit Garnasih tak sudi dimadu oleh Bung Karno.

Catatan perceraian keduanya termuat dalam sebuah artikel berjudul 'Berapakah Usia Ibu Inggit' yang terbit di majalah Intisari edisi Maret 1984.

Catatan tersebut berupa sebuah salinan lengkap surat perjanjian cerai antara Bung Karno dan Ibu Inggit.

Baca Juga: Bikin Geleng Kepala, Terungkap Segini Besar Gaji Presiden RI dari Masa ke Masa, Nominal Gaji Soekarno Langsung Jadi Sorotan

Berikut ini surat perjanjian tersebut:

Soerat Perdjandjian

Jang bertandatangan dibawah ini,

Ir. SOEKARNO, diam di Pegangsaan Timoer 56, Djakarta, dan seteroesnja diseboet fihak pertama;

INGGIT GARNASIH, dtim di Lengkong Besar, Bandoeng dan seteroesnja diseboet fihak kedoea;

telah mufakat dan menerima satoe sama lain, pada waktoe fihak pertama mendjatoehkan talak kepada fihak kedoea, bahwa;

1. Fihak pertama akan membelikan seboeah roemah dengan pekarangannja

serta isinja dikota Bandoeng oentoek fihak kedoea, menoeroet petoendjoek dan pertimbangan toean-toean drs. Mochammad Hatta, Ki Hadjar Dewantara dan Kijahi Hadji Mas Mansoer.

Sebeloem dapat izin membeli roemah oleh Pemenntah Balatentara Dai Nippon, berhoeboeng dengan Oendang-oendang no 2 fasal 10, fihak pertama menjewakan roemah tjoekoep dengan isnja bagi fihak kedoea, djoega menoeroet petoendjoek dan pertimbangan toean-toean drs. Mohammad Hatta, Ki Hadjar Dewantara dan Kijahi Hadji Mas Mansoer.

2 Fihak pertama mengakoe berhoetang kepada fihak kedoea djoemlahnja 6280, (enam riboe doea ratoes delapan poeloeh roepiah), dan akan membajarnja

a. kontan f 2000,- (doea riboe roepiah),

b. sisanja / 4280, - (empat riboe doea ratoes delapan poeloeh roepiah) diangsoer membajarnja f 50. - (lima poeloeh roepiah) seboelan selama sepoeloeh tahoen.

3. Fihak pertama memberi nafkah kepada fihak kedoea, seoemoer hidoep, * f 74 (toedjoeh poeloeh lima roepiah seboelan).

4 Barang-barang milik fihak pertama dan fihak kedoea, jang ditinggalkan di Benkoeloe, dibagi seperti ini. Segala boekoe-boekoe diibagikan kepada fihak pertama, jang selebihnja kepada fihak kedoea.

Demikian soerat perdjanjian ini diboeat di Djakarta, pada hari Djoem'at, tanggal 29 Boelan I tahoen 2603 (1943).

Baca Juga: Biodata Artis Jeje Soekarno, Cicit Bapak Proklamator Indonesia yang Suka Pamer Gaya Hidup Mewah, Kini Sedang Liburan Bareng Prilly Latuconsina

Fihak Pertama:

(Soekarno)

Fihak Kedoea

(Inggit Garnasih)

Jang mendjadi saksi Soerat-Perdjanjian ini

1. Drs Mohammad Hatta

2. Ki Hadjar Dewantara

3. Kijahi Hadji Mas Mansoer

Baca Juga: Jarang Tersorot Kamera, Begini Paras Kiran Cucu Soekarno yang Ganteng Bak Pemain Film, Matanya Bikin Salah Fokus Netizen Jepang Gegara Mirip Sang Proklamator!

 

Jika disimak dengan saksama, ada beragam fakta menarik dari surat perjanjian cerai Bung Karno dan Inggit Garnasih, yaitu:

1. Ada nama-nama besar yang kelak dianggap sebagai pahlawan Indonesia yang turut menjadi saksi surat perjanjian tersebut, yaitu Mohammad Hatta, Ki Hadjar Dewantara, Kijahi Hadji Mas Mansoer.

2. Tak hanya jadi saksi, ketiga tokoh tersebut juga ditugaskan untuk menentukan rumah yang dibuatkan Bung Karno untuk Ibu Inggit.

3. Saat bercerai, Bung Karno masih memiliki utang cukup besar kepada ibu Inggit yang harus dilunasi dengan cara dicicil setiap bulan.

4. Saat pembagian harta gono-gini yang berada di Bengkulu, Bung Karno hanya mengambil hak untuk buku-bukunya, sementara harta-harta lainya beliau serahkan untuk menjadi milik Ibu Inggit.

GridPop.ID (*)