Find Us On Social Media :

Sempat Tak Tega Habisi Nyawa Istrinya dengan Air Kecubung, Kopda Muslimin Justru Ditemukan Meregang Nyawa Usai Tenggak Racun, Terkuak Faktanya

By Ekawati Tyas, Jumat, 29 Juli 2022 | 18:02 WIB

Kopda Muslimin ditemukan tewas di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah.

GridPop.ID - Kabar mengejutkan datang dari kasus penembakan istri TNI di Semarang.

Dalang di balik penembakan yakni Kopda Muslimin meninggal dunia.

Melansir Kompas.com, Kopda Muslimin ditemukan meregang nyawa di kediaman orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah.

Jika menilik ke belakang, Kopda Muslimin diketahui melakukan sejumlah cara agar bisa menghabisi nyawa sang istri, Rina Wulandari.

Salah satunya yaitu dengan menggunakan racun pada buah kecubung.

Diketahui bahwa saran pembunuhan menggunakan racun pada bunga kecubung diinisiasi oleh salah satu eksekutor berinisial AS alias Gondrong.

"Tersangka AS alias Gondrong memberi saran agar di racun dengan menggunakan air kecubung," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, Senin (25/7/2022).

Kemudian AS memberikan air kecubung pada Kopda Muslimin.

Tapi, beberapa saat setelahnya justru Kopda Muslimin menghubungi AS dan mengaku tak tega membunuh istrinya dengan racun tersebut.

Baca Juga: Kopda Muslimin Suami-suami Takut Istri, Niatnya Bunuh Rina Wulandari Bukan Karena Selingkuhan tapi Ini, Prahara Rumah Tangga Dikuliti!

"Kopda Muslimin mengatakan tak tega membunuh dengan menggunakan air kecubung," ucapnya.

Kemudian Kopda Muslimin memilih untuk membunuh istrinya dengan melakukan penembakan usai satu minggu aksi pembunuhan dengan racun batal dilakukan.

Tapi Kopda Muslimin mendadak menghilang setelah melakukan penembakan.

Akhirnya ia ditemukan meninggal dunia lantaran keracunan.

Penyebab meninggalnya Kopda Muslimin diketahui dari hasil autopsi.

"Hasil otopsi tidak menemukan luka akibat kekerasan, diduga karena keracunan," kata Komandan Pomdam IV Diponegoro Kolonel CPM Rinoso Budi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022).

Akan tetapi, masih akan dipastikan lebih lanjut terkait penyebab kematian Kopda Muslimin dengan pemeriksaan penunjang patologi anatomi.

"Butuh waktu dua hingga empat minggu. Kita juga membutuhkan pemeriksaan laboratorium," kata dia.

Dikatakan bahwa Kopda Muslimin sudah meninggal 6 hingga 12 jam sebelum pemeriksaan.

Baca Juga: Belum Jadi Pertanggungjawabkan Perbuatannya di Dunia, Kopda Muslimin Ditemukan Sudah Meninggal, Kabarnya Minum Racun Sampai Muntah-muntah!

"Laporan meninggal pukul 07.00 WIB hingga 07.30 WIB," pungkasnya.

Dilansir dari Tribunnews.com, Kopda Muslimin sempat muntah-muntah sekitar pukul 05.30 sebelum meregang nyawa.

"Tapi sekitar pukul 05.30 muntah dan Kopda M meninggal pukul 07.00," ujar Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kamis (28/7/2022).

Saat itu Kopda Muslimin mengetuk pintu dan disambut oleh ayahnya yang bernama Mustakim.

Kemudian ia masuk ke kamar belakang untuk menemui kedua orang tuanya.

"Saat itu Kopda Muslimin dalam keadaan muntah-muntah dan kemudian Kopda Muslimin berbaring di tempat tidur," jelasnya.

GridPop.ID (*)