Find Us On Social Media :

KELEWATAN! Pemijat Online Ini Dapat Customer yang Ngelunjak Minta Layanan Plus-plus, Berujung Hal Memilukan

By Ekawati Tyas, Kamis, 24 November 2022 | 10:02 WIB

Ilustrasi tukang pijit

"Saya tuh heran apa terapis tuh selalu dipandang 'nakal' ya neng ya?" ungkapnya.

Adapun pihak GoJek Indonesia lantas memberikan tanggapan usai cerita tersebut viral pasca diunggah akun @lets.talkandejoy.

"Terkait dengan informasi yang beredar di media sosial, GoLife akan mengambil tindakan tegas baik kepada mitra maupun pengguna jika terbukti terjadi tindakan pelecehan," ujar Judica Nababan, VP Corporate Affairs Gojek melalui keterangan tertulis kepada Tribunnews, Kamis (12/3/2020) malam.

Gojek pun akan menyelidiki kasus ini.

"Untuk itu, tim kami tengah menyelidiki informasi ini secara lebih mendalam termasuk menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengkonfirmasi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Judica menyebut Gojek memberikan prioritas utama pada keamanan dan keselamatan baik mitra maupun pelanggan.

"Selain menjamin kualitas dan kepuasan produk dan layanan, GoLife menempatkan keamanan dan keselamatan para mitra dan pengguna sebagai prioritas utama," ungkapnya.

Sementara itu dilansir dari Kompas.com, kasus pemerkosaan terhadap mitra GoJek pernah terjadi di Kota Bandung pada 5/3/2019.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Porestabes Bandung M Rifai membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan tersebut.

"Jadi benar menerima laporan polisi Rabu, 6 Maret 2019, atas kejadian dugaan pemerkosaan yang terjadi pada Selasa pukul 18.30 atau malam hari," kata Rifai di Mapolrestabes Bandung, Senin (11/3/2019).

Menurut Rifai, peristiwa ini terjadi saat terlapor yang berinisial L memesan jasa pijat melalui apikasi Go-Massage. Setelah memesan, pelapor pun kemudian datang ke tempat kos L.

Baca Juga: Pernah Diblokir Syahrini, Mantan Tukang Pijit Ini Kini Sukses Jadi Konglomerat hingga Tinggali Apartemen Rp 20 Miliar di Jakarta yang Tak Kalah Megah Dari Hunian Incess

"Pelapor mengatakan, saat memijat kemudian terjadi dugaan perbuatan pemerkosaan itu," katanya.

Berbeda dengan keterangan pelapor, dalam keterangannya, terlapor tidak mengakui adanya pemerkosaan, tetapi yang terjadi atas dasar suka sama suka.

"Terlapor tidak mengakui, dia melakukan itu karena suka sama suka," katanya.

Atas kasus ini, GoJek mengecam perbuatan pelaku.

GridPop.ID (*)