Namun, ketika ia mencari-cari tempat duduk, ia tidak melihat nomor yang sesuai dengan nomor kursi yang didapat.
Ia pun langsung mengadu pada usher yang kala itu berjaga di area tempat duduk kategori Platinum.
“Terus aku tanya dong sama usher-nya ternyata usher-ny bilang silakan pindah ke bagian depan ada perubahan di tiketnya kata promotornya. Saya enggak tahu akhirnya dipindah ke depan,” ucap Rizky.
“Oke saya cari ke sana ternyata enggak ada juga nomor 241. Terus saya bilang lagi mas ini 241 ini enggak ada terus kata masnya silakan duduk di mana aja bebas dong,” lanjut Rizky.
Rizky khawatir apabila duduk di kursi dengan nomor lain maka pemilik kursi itu nantinya datang dan hal itu akan menimbulkan keributan karena rebutan kursi.
Hingga akhirnya, ia diantar usher ke help desk bagian Tiket.com.
Ternyata, di bagian help desk Tiket.com ia juga melihat ada banyak orang yang mengalami hal sama sepertinya.
“Nah ternyata banyak banget yang complain gitu, ternyata nomor 241 ke atas itu semuanya enggak ada. Nomor tiket 241 242 ada sampai 250 mungkin, tapi enggak ada kursinya,” kata Rizky.
Menurut pengakuan Rizky, saat itu ada banyak penonton yang komplain bahkan sampai bertengkar dengan promotor konser karena tidak dapat tempat duduk.
Rizky menyayangkan sikap promotor yang seolah tak bertanggung jawab padahal ia sudah membeli tiket Rp 3,5 juta.
“Mereka (promotor) enggak kasih solusi sama sekali. Mereka bawa kursi dari luar itu oke lah kita bisa duduk tapi mereka enggak ada solusi konkret sama sekali,” ucap Rizky.