Namun, cintanya pada sepakbola masih terus berlanjut, dan dia tidak menyerah.
Dia bekerja sebagai pelatih di mana ia hanya menghasilkan Rp 170 ribu per sesi pelatihan.
Menyadari bahwa penghasilan yang ia hasilkan sebagai pelatih tidak cukup, Amirul bertekad untuk mencari pekerjaan lain.
"Saya bertekad untuk mencari cara lain untuk menghasilkan uang."
"Akhirnya diterima menjadi kurir makanan pada Januari meskipun saya tidak memiliki pengalaman sebelumnya," kata dia dikutip dari World of Buzz, Selasa (13/8/2019).
Ketika pertama kali menjadi kurir makanan, Amirul mengatakan itu tidak mudah untuk dilalui.
“Tidak mudah bekerja 14 jam sehari karena pada bulan pertama, tubuh saya tidak bisa menyesuaikan diri seperti saya harapkan."
"Saya terkadang harus berurusan dengan cuaca panas dan hujan," ujarnya.
Source | : | Grid.ID |
Penulis | : | Mia Della Vita |
Editor | : | Grid. |
Komentar