"Jadi ada dokter kepresidenan yang kami koordinasikan berjumlah 44 orang. Sebanyak 34 tim panel ahli, ahli di bidang macam-macam, jantung, otak dan sebagainya lengkap. Semua spesialis kedokteran lengkap di sana ada 34 orang," ujar Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Jakarta Setya Utama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/6/2019).
"Kemudian ada dokter pribadi presiden berjumlah 10 orang," sambung dia.
Di tengah melemahnya kondisi Habibie, di sosial media pun beredar kabar bahwa ia meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019).
Kabar tersebut kemudian dibantah oleh putra BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie dalam konferensi pers yang dilakukan Selasa malam.
Thareq meminta agar semua pihak tak termakan dengan hoaks terkait kondisi ayahnya.
"Tadi pagi saya ditanya, banyak, ada berita palsu, bapak meninggal. Jadi jangan percaya berita hoaks, percayalah kepada kalian-kalian (jurnalis) ini yang asli memberi berita asli. Yang hoaks itu jangan dipercayalah," kata Thareq.
Source | : | Kompas.com,Tribunnews.com |
Penulis | : | Bunga Mardiriana |
Editor | : | Bunga Mardiriana |
Komentar