"Masa-masa perjuangan yang panjang sudah terlewat, tinggal kita selesaikan sisanya ini dengan semangat," tandasnya.
Tangis Denada tiba-tiba pecah kala mengingat perjuangannya membangun rumah demi tinggal bersama sang putri.
Sayangnya kini rumah besar itu terpaksa harus lenggang sementara karena ditinggal pemiliknya berobat ke Singapura.
"Setelah ruma ini jadi, kalau malem tidur di sini aku suka ngelihat di situ (cctv).
Ada satu layar yang nampilin kamar Shakira dan sekarang itu isinya barang-barang doang," terang Denada dengan suara tercekat.
"Kita gak pernah tahu rencana Allah. Walaupun aku bikin rumah ini buat Shakira, dan aku selalu berharap bisa tidur di sini sama dia, tapi ternyata gak jadi seperti itu," imbuhnya sambil mengusap air mata.
Source | : | Nova.ID |
Penulis | : | Septiana Risti Hapsari |
Editor | : | Veronica Sri Wahyu Wardiningsih |
Komentar