Karena terlalu takut dan tidak punya cukup uang, Q akhirnya melakukan transfer uang sebesar 100 ribu dong atau sekitar Rp 63 ribu.
Tak berhenti di situ, si pemeras terus mengancam, meminta Q memberikan 550 ribu dong (sekitar Rp 350 ribu) lagi untuk menghapus foto bugil yang dimilikinya.
Siang harinya, pemuda itu membuat janji untuk bertemu dengan Q untuk transaksi uang yang dia minta.
Mereka janji bertemu di sebuah kafe di Kota Vi Thanh.
Pada tempat itulah akhirnya remaja pemeras itu ditangkap polisi.
Kepada polisi, pemuda berinisial P itu mengakui semua kelakuannya sebagai tindakan pemerasan.
Kasus ini pun ditangani oleh Departemen Kriminal Kepolisian Provinsi bekerja sama dengan Kepolisian Kota Vi Thanh.
Polisi mengimbau agar masyarakat sama sekali tidak memberikan foto dirinya yang sensitif kepada siapapun untuk menghindari menjadi korban seperti kasus Q.
Selain itu, segera lapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan tanda-tanda kejahatan.
Pemerasan
Mengutip dari laman kompas.com, pemerasan adalah tindakan atau praktik yang melibatkan ancaman, paksaan, atau tekanan terhadap seseorang atau kelompok dengan tujuan memperoleh keuntungan atau manfaat pribadi.
Source | : | Kompas.com,Tribunstyle |
Penulis | : | Luvy Octaviani |
Editor | : | Luvy Octaviani |
Komentar