Find Us On Social Media :

Rossa Dirawat di Rumah Sakit Singapura Gegara Ikut-ikutan Diet, Inilah Deretan Penyakit yang Bisa Timbul Akibat Diet!

By Bunga Mardiriana, Minggu, 17 Maret 2019 | 14:49 WIB

Rossa Terbaring Sakit di Singapura

GridPop.ID - Belum lama ini penyanyi Rossa dirawat di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura.

Kondisi kesehatan Rossa tersebut diketahui lewat unggahannya di Instagram @itsrossa910 pada Rabu (13/3/2019).

Pada foto, Rossa tampak berbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus di tangannya.

Baca Juga : Rossa Unggah Foto Sedang Dirawat di Singapura, Panggilan Khusus dari Afgan Syahreza di Kolom Komentar Jadi Sorotan!

"Makasih doanya semua. Maaf gak bisa reply satu2. Aku istirahat bentar ya, insya Allah cepat kembali beraktifitas," tulis Rossa seperti dikutip GridPop.ID, Minggu (17/3/2019).

Manajer Rossa, Gema Sakti pun membeberkan penyebab sang penyanyi dirawat di Singapura.

Baca Juga : Pahitnya Hidup Marina: Dirawat Kera Usai Diculik dan Dibuang ke Hutan, Lalu Dijadikan Budak Seks

"Kemarin sih keluhannya sakit perut akibat maag. Karena diet yang kurang baik," ungkap Gema kepada Kompas.com melalui pesan Whatsapp, Rabu malam.

Saat berita ini ditulis, kondisi kesehatan Rossa tampaknya telah pulih dan sudah kembali ke Indonesia.

Hal tersebut dibeberkan Rossa lewat postingan Instagramnya yang terbaru.

Baca Juga : Masih Dirawat, Ani Yudhoyono Ungkap Perlakuan Kedua Menantunya Selama di Rumah Sakit

Tampak pada foto Rossa tengah bersama dengan putra semata wayangnya, Rizky Langit Ramadhan.

"Finally home. Alhamdulillaah. Makasih doanya semua," tulis Rossa seperti dikutip GridPop.ID pada Minggu (17/3/2019).

Baca Juga : Ustaz Arifin Ilham Dirawat, Anak Ungkap Bukan Kanker Penyebabnya!

Melansir dari Kompas.com, pada Februari 2019 lalu Rossa juga pernah mengeluhkan sakit pada lambungnya karena menjalani diet.

"Iya dua minggu lalu asam lambung, cuman itu memang sakit dari dulu. Dan ini juga buat teman-teman jangan sok-sok diet, waktu itu aku ikut-ikutan diet, cuman enggak ngerti dan enggak konsultasi dokter," kata Rossa saat itu seperti dikutip GridPop.ID dari Kompas.com pada Minggu (17/3/2019).

Menjalani diet tanpa pengawasan atau tidak dengan konsultasi dokter dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Baca Juga : Patah Hati dan Iri Punya Teman Cantik, Aurel Hermansyah Lakukan Diet Ketat Hingga Disangka Operasi Plastik

Menurut hasil penelitian dari University Hospital of South Manchester yang dilansir GridPop.ID dari GridHEALTH.ID, Inggris menyatakan bahwa diet ketat yang dilakukan selama 2 hari dalam seminggu, ternyata lebih efektif untuk menurunkan berat badan, dibandingkan dengan menghitung kalori yang masuk dalam tubuh selama seminggu.

Salah satunya adalah penyakit pencernaan yang timbul akibat menjalani diet tanpa pengawasan adalah penyakit asam lambung yang dialami Rossa.

Berikut GridPop.ID telah merangkum deretan penyakit yang timbul akibat menjalani diet tanpa pengawasan.

Baca Juga : Ikutan 10 Years Challenge, Sabai Dieter Disebut Mirip dengan Cut Tari 10 Tahun Lalu, Intip Fotonya!

1. Hipoglikemia

Orang yang menjalani diet yang terlalu ketat akan mengalami kadar gula darah dalam tubuh yang menurun secara drastis, keadaan ini biasa disebut hipoglikemia.

Hal ini terjadi karena asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh terlalu sedikit dan pembatasan berbagai jenis makanan yang dijalani orang tersebut.

Hipoglikemia juga membuat jumlah insulin meningkat yang menimbulkan gejala seperti pusing, hilang kesadaran, gangguan penglihatan, kesemutan dan lain sebagainya.

Baca Juga : Hanya Karna Ngidam, Tasya Kamila Rela Terbang ke Singapura Demi Makanan hingga Cara Makannya Dihujat Netizen!

2. Batu Empedu

Akibat menjalani diet yang terlalu ketat, fungsi empedu sebagai penyerap lemak dan membantu kerja hati untuk mengeluarkan zat sisi metabolisme menjadi terganggu.

Masalah yang akan timbul berupa adanya batuan kecil yang terbentuk di saluran empedu.

Hal tersebut terjadi akibat adanya penurunan berat badan yang cepat dan menyebabkan kolesterol hati mengendap di empedu.

Baca Juga : Jenguk Shakira Aurum di Singapura, Jokowi dan Iriana Janjikan Hal Ini

3. Sembelit

Kurangnya asupan nutrisi seperti serat dan mineral lainnya membuat seseorang yang menjalani diet akan mengalami konstipasi atau sembelit.

Biasanya mereka akan mengalami BAB kurang dari 3 kali seminggu.

Baca Juga : 4 Tahun Meninggalnya Olga Syahputra, Napas dan Detak Jantungnya Sempat Hilang Dalam Penerbangan ke Singapura

4. Gangguan Jantung

Peneliti dari University of Rhode Island, Amerika Serikat menyatakan bahwa wanita yang mengalami penurunan berat badan dari diet ketat kemungkinan besar akan terkena gangguan jantung.

Diet yang terlalu ketat bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang akan mempengaruhi denyut jantung, tekanan darah dan ritme jantung yang tidak teratur. (*)