Setibanya di rumah pelaku, ia sempat menunggu di luar rumah hingga akhirnya dipersilakan masuk ke dalam oleh pelaku.
Di dalam rumah, sambil mengecek surat lamaran dan berjalan di depan korban, pelaku lalu menutup pintu dan menguncinya.
Dalam keadaan rumah terkunci, pelaku lalu megeluarkan pisau dan mengarahkan benda tajam itu ke leher korban sambil meminta korban untuk tidak teriak.
Baca Juga : Makan Bareng Putra Penjual Cilok, Aurel Hermansyah Banjir Pujian!
Korban sempat melakukan perlawanan dengan menepis pisau hingga menyebabkan pipinya luka.
Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Pelaku mengancam akan membunuh korban.