Find Us On Social Media :

Pengen Cepat Sampai Tujuan, Pengemudi Ugal-ugalan Kendarai Fortuner Berpelat Polri di Puncak Bogor Beri Pengakuan Mengejutkan!

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Selasa, 4 Juni 2019 | 16:02 WIB

Sopir Toyota Fortuner berplat dinas yang mengemudi secara ugal-ugalan

GridPop.ID - Belakangan beredar video yang menayangkan penilangan mobil Toyota Fortuner berpelat dinas Polri di jalur Puncak yang menjadi viral.

Diketahui, mobil yang ditilang tersebut rupanya bukan mobil dinas kepolisian.

Sang pengemudi yang merupakan seorang pelajar pun mengungkapkan hal tak terduga.

Baca Juga: Ibas Yudhoyono Alami Duka Mendalam Atas Kepergian Sang Ibu, Aliya Rajasa Ungkap Janjinya Sebagai Istri Lewat Sebuah Pesan Menyentuh

Dilansir dari Kompas.com, polisi menilang dan menahan Surat Izin Mengemudi (SIM) dari pengemudi mobil Toyota Fortuner yang dihentikan paksa oleh petugas lalu lintas Polres Bogor di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Mobil berpelat polisi nomor register 3553-07 tersebut dilaporkan melaju ugal-ugalan di tengah ruas Jalan Raya Puncak saat kondisi arus lalu lintas sedang normal dua arah, Sabtu (1/6/2019).

Polisi lalu memastikan bahwa pelat Mabes Polri yang digubakan adalah pelat palsu.

Baca Juga: Menyayat Hati, Jarak ke Rumahnya Tinggal Sejengkal Lagi, Seorang Pemudik Dipanggil Yang Maha Kuasa, Kekasihnya Unggah Pesan Pilu

Fadli menuturkan, berdasarkan pengakuan Kevin, dia sengaja memasang pelat palsu supaya bisa cepat sampai ke lokasi tujuan.

Kevin mengaku membuat pelat polisi palsu di pinggir jalan.

"Dari pengakuannya, dia membuar pelat di pinggir jalan. Alasannya, dia bilang sedang terburu-buru, makanya inisiatif buat pelat palsu tersebut," ungkap Fadli saat ditemui di Polsek Ciawi, Senin (3/6/2019).

Baca Juga: Kisah Memilukan Pemudik yang Tewas Kecelakaan saat Jarak Rumah Tinggal Sejengkal, Sempat Tulis Pesan Haru di Belakang Motor hingga Curhatan Pilu sang Kekasih

Pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dari surat-surat kendaraan yang telah ditahan sebelumnya.

Jika memenuhi adanya unsur pidana pemalsuan, maka yang bersangkutan terancam berurusan dengan hukum.

"Saya mewanti-wanti kepada masyarakat jangan sampai ditemukan di wilayah Bogor menggunakan pelat yang tidak sesuai peruntukannya. Kami tidak main-main, siapapun itu orangnya kami akan tegakkan aturan," tambah dia.

Baca Juga: 13 Tahun Jadi Menantu Ani Yudhoyono, Annisa Pohan Curahkan Perasaannya Dari Lubuk Hati Terdalam: Memo Adalah Ibu Mertua Terbaik Di Dunia!

Peristiwa itu kemudian menjadi viral setelah video yang memperlihatkan beberapa anggota polisi memberhentikan mobil tersebut beredar di media sosial.

"Dalam kejadian itu, yang bersangkutan juga tidak mengawal kendaraan lainnya seperti isu yang beredar," kata Fadli.

Sekilas, dalam video tersebut, mobil itu mirip milik Polri.

Baca Juga: Video Penggrebekannya dengan Ifan Seventeen Viral, Citra Monica Sebut Keterlibatan Sang Mantan Suami Hingga Fakta Mengejutkan Lainnya!

Selain berpelat polisi, kendaraan itu juga dilengkapi lampu rotator yang sering digunakan anggota kepolisian saat bertugas.

Mobil tersebut diketahuii melaju dari arah Jakarta menuju Puncak yang diberhentikan petugas polisi di depan Simpang Taman Safari Indonesia.

Pengendara mobil berpelat polisi itu diketahui sebagai seorang pelajar bernama Kevin Kosasih warga BSD Tangerang, Banten.

Baca Juga: Nikmati Tradisi Pulang Kampung Jelang Lebaran, Begini Kisah Mudik Para Artis Mulai dari Jaga Ayah saat Terbaring Sakit hingga Bertolak ke Mekkah

Selain Kevin, di dalam mobil itu juga terlihat seorang wanita duduk di sampingnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Kevin Kosasih juga diketahui tinggal di perumahan elite area kompleks De Latinos BSD cluster Centro Havana, Serpong, Tangerang Selatan.

Ketika ditelusuri, satpam cluster mengatakan Kevin Kosasih memang benar warga cluster Centro Havana kompleks De Latinos, tapi sudah pindah sejak satu tahun lalu.

"Udah pindah, setahun ada. Kurang tahu sekarang pindah ke mana," kata seorang satpam, Senin (3/6/2019) kepada Warta Kota.

Baca Juga: Heboh Putri Kandung Bunuh Ayahnya Hanya Karena Diingatkan untuk Shalat, Begini Kronologi Lengkapnya

Area cluster itu terlihat tertutup dan dijaga oleh beberapa satpam yang siaga di gerbangnya.

Satpam itu pun meyakini orang yang dimaksud adalah Kevin Kosasih.

"Kalau dia memang kenal muka, kan bekas warga kita," cetusnya. (*)