Find Us On Social Media :

Bertengkar Karena Wanita dan Berujung Pembunuhan, Pemuda di Jombang Ini Ditemukan Tewas dalam Posisi Sujud dengan Mulut Bersimbah Darah

By Bunga Mardiriana, Jumat, 4 Oktober 2019 | 18:46 WIB

Sosok mayat berkaos hijau ditemukan warga dalam kondisi berlumuran darah di pinggir jalan arteri Surabaya - Madiun, tepatnya di Basuki Rahmad, Jombang, Jawa Timur, Rabu (2/10/2019) pagi.

GridPop.ID - Penemuan jasad Achmad Dwi Antoko, pemuda warga Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, Jawa Timur sempat membuat geger warga.

Pasalnya, jasa Antoko ditemukan tewas dalam kondisi bersujud di pinggir jalan pada Rabu (2/10/2019).

Polisi meyakini Antoko merupakan korban pembunuhan karena terdapat luka sayatan pada tubuhnya.

Baca Juga: Malu dan Takut Ketahuan Keluarga, Remaja Hamil 6 Bulan di Jepara Telan 16 Pil Aborsi hingga Buang Jasad Bayinya ke Tumpukan Sampah

Beberapa hari kemudian, polisi akhirnya meringkus pelaku bernama Budiono (48), seorang tukang becak warga Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur.

Seperti diketahui, Budiono sempat kabur ke wilayah Ploso dengan mengendarai becaknya.

Saat ditemukan jasad Antoko ditemukan dalam kondisi terduduk tengkurap mirip orang sujud.

Baca Juga: Jasad Bintang Sinetron Cantik Ini Berkali-kali Dimandikan dengan Sabun Cuci, Orangtuanya Berkaca-kaca Ungkap Fakta yang Menyayat Hati

Selain itu, tubuh korban juga bersimbah darah yang keluar dari mulut, hidung dan pergelangan tangan.

Menurut Zainal Abidin, warga Desa Sumbermulyo, Jombang, sosok mayat laki-laki tersebut mengenakan kaos berwarna hijau dan bercelana pendek berbahan jins warna abu-abu.

"Waktu saya dekati, ternyata itu orang. Posisinya duduk tengkurap seperti orang sujud. Banyak darah keluar dari hidung, mulut sama dari pergelangan tangan," kata Zainal.

Baca Juga: Tak Lagi Bernyawa, Jasad Manusia Ternyata Masih Melakukan Gerakan Setelah Setahun Meninggal, Ini Penyebab dan Faktanya

Setelah menerima laporan dari warga, polisi segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengungkapkan, tim penyidik juga terus melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).

Dari hasil identifikasi awal, polisi menduga mayat itu meruapakan korban pembunuhan.

Baca Juga: Terlalu! Istri Muda Sempat Foto Mesra dengan Korban Sebelum Bunuh dan Bakar Jasad Suaminya di Dalam Mobil

"Kami masih melakukan tahap identifikasi. Kami duga ini korban pembunuhan. Untuk identitasnya masih kami cari, kami belum tahu siapa," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Sementara itu, sosok mayat yang ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dievakuasi ke RSUD Jombang.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jenazah laki-laki ditemukan tergeletak di pinggir jalan adalah Achmad Dwi Antoko.

Baca Juga: Lewati Jenazah Korban Kecelakaan di Jalan Raya, Pasangan Suami Istri Ini Sampai di Rumah Baru Sadar Jasad Itu Anak Mereka

Warga kelahiran Mojokerto tahun 1998 tersebut tinggal di Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Menurut polisi, sehari-harinya, korban bekerja membantu bibinya berjualan di Alun-alun Kabupaten Jombang.

Korban merupakan anak dari pasangan Subagio dan Siti Latifah.

Baca Juga: Diduga Meninggal karena Ilmu Perdukunan, Jasad Gadis Ini Ditemukan Bersama Benda Aneh dan Misterius, Ini Faktanya

Korban tewas karena kehabisan darah.

Pada tubuh korban terdapat sejumlah luka sayatan dan tusukan pada leher, dada dan tangan.

Kapolres Jombang, AKBP Bobby Pa'ludin Tambunan mengatakan, pelaku ditangkap polisi pada Kamis (3/10/2019) pagi.

Baca Juga: 6 Bulan Ditinggal Kerja di Taiwan, Begini Momen Haru Balita yang Ditemukan Peluk Jasad Ayahnya saat Video Call dengan sang Ibu

Pelaku diketahui bernama Budiono (48), warga Dusun Jatisari, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sehari-hari pelaku berprofesi sebagai tukang becak yang mangkal di simpang empat RSUD Jombang.

Pelaku ditangkap di wilayah Ploso Kabupaten Jombang dalam pelariannya usai menghabisi nyawa korban.

Baca Juga: Peluk Jasad Ayahnya, Balita 14 Bulan Tak Makan dan Minum Selama 3 Hari karena Rumahnya Terkunci, Begini Kisahnya yang Menyayat Hati

Menurut Bobby, Budiono sempat kabur ke Kertosono, Kabupaten Nganjuk, kemudian ke wilayah Ngoro, Kabupaten Jombang dengan mengendarai becaknya.

"Tadi pagi sekitar pukul 10.00, tersangka berhasil kami ringkus di wilayah Ploso," kata Bobby saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jombang, Kamis (3/10/2019).

Kapolres Jombang AKBP Bobby Pa'ludin Tambunan mengatakan, aksi pembunuhan tersebut diduga dipicu pertengkaran karena kedua pria tersebut menyukai perempuan yang sama, yaitu PR.

Baca Juga: Ngeri! Tak Ada Kabar Selama 5 Bulan, Jasad Gadis Muda Ditemukan Tinggal Kerangka Terbungkus Karung di Sebuah Rumah Tak Berpenghuni

Cekcok hingga berujung pertengkaran tersebut berlanjut dengan perkelahian di jalan karena korban berusaha menyelamatkan diri.

Berbekal pisau dapur yang dibawanya, Budiono menghabisi nyawa Achmad.

Melihat Achmad tersungkur, Budiono kemudian kabur menggunakan becaknya.

"Dari keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan tersangka, motif ini berawal dari adanya cinta segitiga. Kebetulan, dia dan korban sama-sama menyukai seorang wanita," ujar Bobby saat konferensi pers di Mapolres Jombang, Kamis (3/10/2019). (*)

 "Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, Fakta Lengkap Jasad dalam Kondisi Bersujud di Jalan, Pelaku Kabur dengan Becak hingga Akibat Cinta Segitiga "