Find Us On Social Media :

Kelakar Ahok di Hari Pertama Sandang Jabatan Petinggi Pertamina Bikin Gigit Jari, Sosok Ini Sebut Soal Bom Waktu yang Luar Biasa: Kalau Tidak Direm Takut Bablas

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Rabu, 27 November 2019 | 07:15 WIB

Ahok

Hal itu diungkapkan M Qodari saat menjadi narasumber Kompas Petang dilansir dari live streaming Kompas Tv pada Senin (25/11/2019).

Mulanya, M Qodari membahas mengenai peraturan Ahok wajib mundur atau tidak menjadi anggota PDIP saat menjabat bos BUMN.

Baca Juga: Geger Agnez Mo Dikecam karena Mengaku Tak Punya Darah Indonesia, Fakta Sebenarnya Bikin Shock: Tak Banyak Orang yang Bisa Melakukannya!

M Qodari menuturkan, berdasarkan peraturan Menteri BUMN sampai sejauh ini menuliskan bahwa anggota parpol tak harus mundur.

"Tapi nanti coba dikonfirmasi ke Bung Andre Rosiade," tutur M Qodari.

Lebih lanjut, M Qodari menjelaskan Ahok menjadi anggota PDIP namun tak ada momentum strategis yang akan terjadi dalam waktu dekat ini.

"Mungkin peristiwa politik terdekat itu Pilkada 2020 tetapi saya tak melihat tanda-tanda Ahok akan maju," tegas M Qodari.

Baca Juga: Bak Bom Waktu yang Meledak, Komedian Ini Lampiaskan Sakit Hati pada Temannya Sendiri Lantaran Jobnya Direbut: Gue Benci Lu!

M Qodari menyatakan, menjadi komisaris utama Pertamina merupakan sebuah berkat Tuhan pada Ahok.

"Barangkali blessing this guy buat Ahok. Momentum politik besar belum ada, kalau mau jadi anggota DPR harus nunggu lima tahun lagi," beber M Qodari.