Find Us On Social Media :

Bantah Tudingan Soal Bangun Politik Dinasti, Mantu Presiden Jokowi Beri Jawaban Menohok: Dinasti Kekuasaan untuk Apa

By None, Rabu, 11 Desember 2019 | 09:30 WIB

Bobby Nasution - Gibran Rakabuming Raka

GridPop.ID - Tampaknya beberapa anggota keluarga Presiden Jokowi fokus untuk terjun ke dunia politik.

Setelah Gibran Rakabuming Raka yang mantap untuk maju di Pilkada Solo, kini mantu Jokowi, Bobby Nasution pun melakukan hal yang sama.

Suami Kahiyang Ayu itu memutuskan untuk ikut dalam Pilkada Medan 2020.

Namun, keputusan anak dan mantu Jokowi ini rupanya dinilai negatif oleh beberapa pihak hingga beredar isu jika mereka ingin membangun politik dinasti.

Baca Juga: Ayahnya Konglomerat di Tanah Air, Putri Tanjung justru Tampil Sederhana Saat Dampingi Presiden Jokowi Berkunjung ke Subang, Begini Penampilannya!

Menantu Presiden Jokowi, Bobby Afif Nasution membantah bahwa dirinya tengah membangun politik dinasti, dengan maju pada Pilkada Medan 2020.

Tudingan politik dinasti santer terdengar saat Bobby dan anak sulung Jokowi, Gibran, mendeklarasikan diri maju pada Pilkada 2020.

"Kalau dibilang dinasti ya bukan dinasti. Kita harus lihat semangatnya. Yang dinasti itu mungkin motivasinya itu," ujar Bobby, di sela acara nonton bareng laga Tim Nasional Indonesia melawan Vietnam di Warung Kopi Jurnalis Medan, di Jalan Agus Salim, Selasa (10/12/2019) malam.

Bobby menyebut, yang dimaksud dinasti adalah ketika Jokowi menurunkan semangat untuk terus bekerja.

Baca Juga: Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi, Sifat Asli Putri Tanjung Dibongkar Pria Ini: Kadang Dia Enggak Sadar Kalau Dirinya Orang Kaya!

"Bisa dilihat sendiri bagaimana kinerjanya Presiden Jokowi. Mungkin dinastinya itu saja. Kalau dinasti politik, dinasti kekuasaan untuk apa," kata dia.

Hingga kini, Bobby mengaku sudah menjalin silaturahmi dengan sejumlah partai politik.

Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan, Ini Dia Sosok Ojido Stevanus, Pacar Putri Tanjung Staf Khusus Presiden Jokowi Termuda yang Jadi Sorotan

Namun, dia belum dapat memastikan partai mana yang akan mendukungnya maju di Pilkada Kota Medan 2020.

Bobby mengatakan, partai politik memiliki mekanisme sendiri untuk memberikan dukungan kepada calon kepal daerah.

"Salah satu hal yang menentukan adalah visi-misinya. Masalah berapa persen yang akan mendukung kita lihat aja nanti.

Tergantung dari visi misinya," kata Bobby. Bobby masih enggan memberikan komentar mengenai program yang diusungnya untuk menjadi calon wali kota Medan.

Baca Juga: 2 Kali Bertanding dalam Pemilu dengan Prabowo Subianto, Presiden Jokowi Beberkan Alasan Tunjuk Rivalnya jadi Menteri Pertahanan: Kalau Baik untuk Negara, Kenapa Tidak?

Dia mengatakan, akan ada saatnya bagi dia memberikan penjelasan bagaimana membangun Kota Medan.

Diketahui Bobby juga sudah berkomunikasi dengan Jokowi terkait rencana maju pada Pemilihan Wali Kota Medan 2020.

Gibran mulai melakukan pendekatan terhadap warga dengan cara blusukan.

Baca Juga: 4 Kali Tolak Tawaran jadi Menteri di Kabinet Indonesia Maju, Adian Napitupulu Akui Mendapat Tatapan Tajam dari Presiden Jokowi: Saya Minta Ampun 1000 Kali

Sama seperti Bobby, hingga kini Gibran belum memastikan kendaraan untuk maju pada Pilkada Solo.

DPC PDI-P Solo sudah menunjuk Achmad Purnomo untuk maju pada Pemilihan Wali Kota Solo 2020. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti