Find Us On Social Media :

Berhembus Rumor Petinggi Garuda Jadi Germo Pramugari, Erick Thohir Akhirnya Angkat Bicara: Sudah Seyogyanya Kaum Wanita Ini Harus Mendapatkan Proteksi yang Jelas

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Jumat, 13 Desember 2019 | 14:15 WIB

Erick Thohir

Diketahui, kicauan akun media sosial twitter anonim @digeeembok berbuntut panjang.

Vice President Cabin Crew PT Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa menyeret akun itu ke pihak kepolisian akibat kicauan yang menuding dirinya sebagai germo pramugari Garuda indonesia.

Baca Juga: Mbak You Terawang Seorang Artis Cantik Hingga Sebut Punya Sesuatu di Beberapa Bagian Tubuhnya: Dia Pintar Mengelola

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Roni melayangkan laporan itu ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Desember 2019 lalu.

“Benar, (akun @digeeembok) sudah dilaporkan oleh yang bersangkutan ke Polresta Bandara Soekarno Hatta,” kata Asep di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Dia menerangkan, kepolisian tengah memproses lebih lanjut terkait pelaporan itu.

Baca Juga: Ular Kobra Teror Warga Hingga Terpaksa Mengungsi, Ternyata Begini Cara Sederhana Hadapi Ular Kobra versi Panji Petualang

Khususnya, apakah kicauan tersebut ada indikasi pidana atau tidak.

"Saat ini sudah dalam upaya-upaya penyelidikan untuk memastikan tindak pidana yang dilakukan oleh akun tersebut," pungkasnya.

Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut pasal yang disangkakan oleh Roni Eka ke akun media sosial @digeeembok, termasuk juga nomor laporan dari yang bersangkutan.

Sebelumnya, akun media sosial twitter @digeeembok mendadak menjadi perbincangan publik.

Pasalnya, beberapa hari terakhir kerap mengunggah opini mengenai kondisi di maskapai plat merah tersebut.

Baca Juga: Mbah Mijan Terawang Kondisi Rumah Tangga Seleb Kondang Hingga Bikin Sang Artis Meradang dan Sebut Hal Ini: Mungkin Orang Itu Nyari Uang!

Ia juga menyinggung kelakuan-kelakuan Vice President PT Garuda Indonesia tersebut.

Salah satunya menyinggung soal kelakuan para direktur terhadap para pramugarinya.