Find Us On Social Media :

Berada di 'Zona Perang', Perawat Ini Tunda Pernikahannya dengan sang Kekasih Demi Fokus Rawat Pasien yang Terinfeksi Virus Corona

By None, Minggu, 16 Februari 2020 | 06:20 WIB

Perawat ini rela menunda pernikahannya karena fokus mengurus pasien yang terinfeksi virus corona.

GridPop.ID - Penyebaran virus corona dari Wuhan, China, membuat khawatir banyak orang di negara berbagai belahan dunia.

Hingga saat ini, banyak korban berjatuhan karena terinfeksi virus corona hingga tak sedikit yang akhirnya merenggang nyawa.

Di balik banyaknya korban yang terus berjatuhan, para tenaga medis juga bekerja berkali-kali lipat untuk dapat merawat para pasien.

Baca Juga: Kantongi Nama Akun yang Diduga Sebagai Penyebar Video Syur Mirip Dirinya, Gisella Anastasia Akui Bakal Tindak Tegas si Pelaku: Tetep Diproses, Itu Konsekuensi

Bahkan ada perawat yang merelakan hari pernikahannya tertunda karena lebih memilih fokus merawat pasien yang terinfeksi virus corona.

Merujuk dari Kompas.com, Benjamin Ong, seorang perawat dari departemen di Rumah Sakit Tock Seng, Singapura, memutuskan menunda pernikahan dikarenakan situasi darurat virus corona di negaranya.

Dia mengatakan keputusan untuk merawat pasien tersebut adalah sebuah "tanggung jawab yang harus dilakukan".

Baca Juga: Lewat Taktik Tangan Dinginnya, Wanita Ini Tak Gentar Selamatkan Uang Negara Senilai Rp 1,2 Triliun Meski Diambil dari Tangan Putra Mantan Presiden

Namun, bukan berarti pernikahannya dibatalkan. Dia dan tunangannya yang juga pekerja medis tetap mengusahakan pernikahan setelah wabah virus corona berakhir.

"Kami ingin menghindari kerumunan selama beberapa waktu ke depan dan kemungkinan tindakan pencegahan." ujar Benjamin yang asli India namun diadopsi oleh keluarga China ini.

Keputusan yang mereka buat memang sulit tapi pasangan muda itu sepakat untuk melakukannya sebab tidak ingin ambil risiko akan kemungkinan penyebaran virus.

Baca Juga: Resmi Jadi Anggota Baru Keluarga Cendana, Intip 5 Momen Bahagia dan Sakral Pernikahan Cucu Soeharto Danny Rukmana dan Raiyah Chitra yang Berbalut Adat Bugis

Virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan, sebuah kota di Provinsi Hubei telah menyebar sampai ke Singapura. Pada Jumat sore kemarin, Singapura mengonfirmasi 67 orang warganya terinfeksi.

Sementara di China, angka terinfeksi sudah mencapai lebih dari 66.000 orang dan menewaskan lebih dari 1.500 jiwa.

Seperti yang dilansir dari Asia One, melalui instagram, perawat 29 tahun itu memublikasikan wajahnya setelah melepas masker. Dia menyebut bekas masker di wajahnya dengan "Battle Scars".

Di dalam unggahannya, dia mengutarakan bahwa dia harus menunda pernikahan karena bertugas di "garis depan" sebagai petugas medis.

Baca Juga: Setia dengan Shandy Aulia Selama 8 Tahun Tanpa Meski sang Buah Hati, Begini Ekspresi David Herbowo saat Temani sang Istri Melahirkan di Ruang Operasi: Saya Tunggu-tunggu Akhirnya Datang Juga

Tunangannya yang juga seorang pekerja medis garis depan terkait virus corona, beserta keluarga besar mereka mendukung penundaan pesta pernikahan yang sudah dipesan pada Februari ini.

Beruntungnya, restoran tempat mereka berencana mengadakan pesta pernikahan berkenan mengembalikan uang yang sudah diterima.

Tak hanya soal pernikahannya yang tertunda, Benjamin Ong juga menyebut bahwa pekerjaannya di garis depan terkait virus corona memasuki "zona perang", di mana setiap tenaga medis diharuskan memakai alat pelindung level tinggi.

Tenaga medis yang bertugas juga kerap merasakan kelelahan, gatal di pundak, sakit di betis dan juga di pergelangan kaki.

Baca Juga: Diseret ke Kantor Polisi Tanpa Persiapan Apapun, Lucinta Luna Minta Bawakan Mukena hingga Berikan Daftar Permintaan Barang yang Dibutuhkan di Penjara, Feni Rose Heran: Ini Ngutang Apaan?

Memakai alat pelindung kesehatan juga membuat pernapasan agak sulit dan meninggalkan bekas di wajah sampai berjam-jam.

Namun pekerjaannya membuat Benjamin Ong tetap mampu tenang menikmati karena memberinya adrenalin untuk terus membantu yang membutuhkan.

Unggahannya di media sosial juga membantu para tenaga kerja medis lainnya terhindar dari kemungkinan diskriminasi dari publik yang takut bahwa mereka akan terpapar kuman dan bakteri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fokus dengan Wabah Virus Corona, Perawat ini Tunda Pernikahan"