Find Us On Social Media :

Kecanduan Nonton Situs Film Dewasa di Tempat Kerjanya, Dokter Ini Buat Pengakuan yang Bikin Geleng-geleng Kepala

By Luvy Octaviani, Senin, 30 Maret 2020 | 10:00 WIB

Ini yang Terjadi pada Saraf, Darah dan Otak Ketika Nonton Film Porno!

GridPop.ID - Kelakuan profesor yang berprofesi sebagai dokter ini bikin geleng-geleng kepala.Bagaimana tidak, dengan penuh percaya diri, Dirinya mengakses situs film dewasa menggunakan komputer di tempat kerjanya.Hal ini tentunya membuat pihak rumah sakit terkejut setelah menelusuri riwayat pencarian Sang Profesor.

Baca Juga: Tak Puas Miliki Istri Muda dan Cantik, Oknum Polisi Ini Malah Embat Mertua Sendiri hingga Berbuat Cabul Sampai 7 Kali!Profesor Peter Davies (70) tertangkap basah telah menggunakan komputer kerjanya di rumah sakit untuk menonton gambar dewasa pada Desember 2018.Profesor Davies adalah dokter sekaligus ahli tuberkulosis yang selama ini kerap menonton gambar-gambar dewasa bergenre hardcore.Setelah sang istri melarangnya menonton gambar genre itu di rumah mereka dengan memasang banyak filter di komputer pribadi Davies, pria itu malah menonton di komputer kerjanya di rumah sakit.Petugas Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) memanggil pihak kepolisian setelah penemuan gambar seseorang berhubungan seks dengan kuda dan anjing pada komputer milik Davies.Tak lama, seorang kepala bagian keuangan menemukan sebuah aktivitas penjelajahan daring yang 'tidak pantas' pada Desember 2018.

Baca Juga: Tak Tanggung-tangggung Gelontorkan Rp 13 Juta, Nikita Mirzani Borong Stok Makanan Selama Sebulan di Tengah Wabah Corona Hingga 5 Troli Tampung Belanjaannya, Panic Buying?

Penelusuran itu berkaitan dengan komputer Profesor Davies sehingga dia ditangguhkan sebelum akhirnya diberhentikan karena pelanggaran berat.Davies pada awalnya mengatakan bahwa dia telah menikmati gambar-gambar itu karena penasaran, namun akhirnya dia mengaku kalau dirinya memiliki kecanduan.Masalah yang dia timbulkan ini dilaporkan ke Dewan Medis Umum dan mengancam kariernya di bidang kedokteran.

Baca Juga: Bak Kacang Lupa Kulitnya, Angbeen Rishi Gelar Pernikahan Tanpa Diketahui Ibunya, Yuli Wirawati Ngaku Tak Tahu Menahu Putrinya Sudah Resmi Menikah dengan Adly Fayruz: Demi Tuhan Nggak TahuProfesor Davies mengatakan kalau dirinya telah kecanduan pornografi sejak usia 18 tahun.Ketika itu, pertama kalinya dia membeli majalah dewasa.Meski begitu, Davies mengaku dia pernah mendapatkan konseling di klinik kecanduan seks.Kepada Praktisi Medis di Tribunal Service dia mengatakan bahwa, "Bisa dibilang, sepanjang masa dewasa saya, sejak remaja, saya memiliki masalah dengan kecanduan porno. Saya dulu membeli majalah tetapi tidak sesering sampai internet muncul yang kemudian jadi lebih banyak akses."Dia kemudian mengaku menjadi lebih sering mengakses film dewasa di rumah.Pada 2010, dia pun melakukan pengakuan kepada istrinya.

Baca Juga: Usai Digrebek Ketika Syuting di Tengah Pandemi Virus Corona, Ria Ricis Kembali Panen Hujatan dari Netizen Karena Caption pada Unggahannya saat Berikan Donasi: Orang Baik Nggak Nyebut Dirinya Baik!

Davies bahkan sebenarnya tahu kalau pihak NHS sebenarnya bisa saja mengetahui perbuatannya tapi entah bagaimana dia telah dipercaya sampai sejauh ini dan itu membuatnya berterima kasih.Di sisi lain, dia juga memuji istrinya yang mau mengerti kondisinya.Padahal, dia sudah berbohong kepada sang istri (dengan mengakses gambar dewasa) beberapa tahun.

Baca Juga: Jadi Pandemi Menakutkan yang Menyebar ke Seluruh Dunia, Fakta Awal Kemunculan Corona di Wuhan Terbongkar, Tim Medis Bongkar Borok China Hingga Kesulitan Konfirmasi Temuan Virus Ini Karena Terhambat BirokrasiSelama investigasi, dia mengakui melihat pornografi selama beberapa tahun.Namun dia tidak melihatnya di rumah karena sang istri memasang filter di komputer pribadinya.Dia bahkan mengatakan kalau dia sudah konseling dan berhenti dua tahun.Profesor Davies yang juga seorang awam untuk Gereja Anglikan di Inggris di mana dia diizinkan berkhotbah dan melakukan beberapa agenda keagamaan, menjelaskan kecanduan yang dia alami.Dia berkata, "Ini ada hubungannya dengan hormon di otak yang menjelaskan kepada saya beberapa tahun sehingga dengan bodohnya saya mencari gambar pornografi di komputer kerja saya."Dia juga menyadari dirinya yang lulusan Oxford, seorang dokter namun perilakunya seperti itu.

Baca Juga: Kenakan Atasan Seksi Model One Shoulder, Netizen Malah Salah Fokus dengan Pundak Mulus nan Glowing Nia Ramadhani yang Bisa Bikin Lalat Kepeleset: Setitik Noda pun Nggak Ada!

"Selama lima tahun saya tidak menonton film dewasa dari internet, tapi ketika saya kembali menontonnya, saya tahu saya punya masalah yang sangat dalam dan saya tidak bisa mengendalikannya."Sementara itu, Jennie Ferrario dari Dewan Medis Umum mengatakan bahwa Profesor Davies telah menunjukkan wawasan dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki perilakunya.Namun perilaku dia tidak akan menjadi subyek perbaikan cepat seperti yang ditunjukkan oleh fakta dalam kasus ini.

Baca Juga: Sekarang Jadi Istri Bos Pertamina, Intip Potret Masa Muda Puput Nastiti Devi Sebelum Bertemu Ahok, Kecantikannya Tak Lekang oleh Waktu! Ferrario mengatakan bahwa Davies telah mengakses pornografi selama beberapa tahun di saat dia bekerja.Meski begitu perbuatannya tidak berpengaruh pada pekerjaannya sebagai dokter."Tidak ada risiko langsung kepada pasien, dia tidak punya kontak pasien sejak pensiun," kata Fiona Robertson, pengacara Davies.Akan tetapi, tindakannya memang berada di bawah standar yang diharapkan publik dari seorang staf medis.Dan pada akhirnya, dia mengakui bahwa kesehatannya untuk melakukan praktik dokter akibat kecanduannya itu terganggu.

Baca Juga: 2 Kali Hamil di Luar Nikah, Mantan Suami Artis Cantik Ini Justru Merasa Bersyukur dan Bahagia Calon Istrinya Mengandung Buah Hati Sebelum Resmi Dinikahinya: Kami Sangat Menikmati Itu

(*)Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor