Find Us On Social Media :

Bisa Sebabkan Kanker Paru-paru, Ternyata Makanan yang Dikonsumsi Sehari-hari Ini Lebih Berbahaya dari Rokok, Kurangi Mulai Sekarang Jika Tak Ingin Nyawa Melayang

By Septiana Risti Hapsari, Kamis, 11 Juni 2020 | 05:42 WIB

Ilustrasi kanker paru-paru

GridPop.ID - Kanker menjadi salah satu penyakit yang sebabkan angka kematian di Indonesia begitu tinggi.

Kanker tentunya bukan penyakit yang sepele dan begitu mematikan.

Salah satu kanker yang kerap menyerang masyarakat adalah kanker paru-paru.

Banyak yang menilai kalau penyebab dari kanker paru-paru adalah dari rokok.

Namun, justru makanan sehari-hari ini yang bisa jadi pemicu kanker paru-paru.

Baca Juga: Berlinang Air Mata, Azriel Hermansyah Tak Kuasa Menahan Haru di Pelukan Ashanty Sembari Ucapkan Hal Mengejutkan Ini untuk Ibu Sambungnya: Sedih Guys...

Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Dilansir halaman health.com, dalam Journal of Clinical Oncology menemukan hubungan asupan lemak jenuh dengan peningkatan risiko kanker paru.

Bahkan, mereka yang mengkonsumsi makanan lemak jenuh memiliki risiko mengidap kanker paru-paru daripada mereka yang tidak.

Penelitian ini sendiri semakin diperkuat karena sudah dilakukan lebih dari 10 kali dengan subjek penelitian mencapai 1,4 juta orang dengan jumlah pasien kanker paru mencapai 18.000 jiwa.

Baca Juga: Alami Sakit Gigi di Tengah Pandemi Corona? Simak Cara Mengatasinya Sebelum ke Dokter, Hanya Berbekal Bahan Alami yang Bisa Diambil di Dapur ini!

Karbohidrat Olahan

Sebuah studi yang diterbitkan pada Maret 2016 oleh Cancer Epidemioly, Biomarkers and Prevention menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tinggi gula memiliki risiko mengidap kanker paru lebih tinggi dibandingkan yang tidak.

Apalagi, kandungan gula yang terkandung dalam makanan karbohidrat olahan sangatlah tinggi.

Maka dari itu, kita disarankan untuk memilih karbohidrat kompleks seperti roti gandum, beras merah, dan buah-buahan dan sayuran.

Semuanya tak mengandung gula tambahan, tinggi serat dan dapat membantu menurunkan kolestrol juga.

Baca Juga: Terhitung 24 Jam Peningkatan Kasus Covid-19 Capai Angka 1.043 hingga Jadi Rekor Tertinggi, Ternyata Kejadian Luar Biasa Ini Sudah Diprediksi Para Ahli dan Digadang Jadi Pertanda Baik, Begini Penjelasannya

Daging Panggang

Daging panggang sering dikaitkan dengan risiko mengidap kanker pankreas dan kanker paru-paru.

“Memanggang dapat melepaskan hidrokarbon poliksklik yang dapat masuk ke dalam daging sehingga menyebabkan siapa saja yang mengonsumsinya berisiko terjangkit kanker,” jelas dr. Rohs, seorang ahli onkologi toraks di Rumah Sakit Mount Sinai di New York.

Jika ingin memakan dagingnya, pastikan daging dipanggang sampai matang, jangan sampai gosong.

Memakannya juga harus dalam jumlah sewajarnya.

Sebuah studi tahun 2008 oleh Lembaga Keamanan Pangan Universitas Kansas juga menemukan bahwa menambah rempah daun seperti rosemary pada daging burger ternyata dapat mengurangi zat penyebab kanker sebanyak 30%.

Baca Juga: Kini Pilih Hidup Bahagia Bersama Puput Nastiti Devi, Ahok Pernah Ngaku Dirinya Diminta Mantan Mertua untuk Kembali Bersama Veronica Tan: Saya Kasihan Istri Saya yang Dituduh!

Makanan dan Minuman Mengandung Arsenik

Tak banyak yang tahu bahwa beberapa makanan mengandung zat arsenik juga dapat memicu kanker meski dalam jumlah yang tak mematikan.

Contoh saja beras, jus apel, seafood, hingga unggas mengandung arsenik dalam jumlah kecil.

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa siapapun yang terpapar dengan zat arsenik atau mengonsumsi zat ini dalam jumlah banyak, bisa berisiko mengidap kanker paru-paru.

Hal ini dibuktikan dari penelitian dengan 950 orang Bangladesh yang mengonsumsi air minum dengan kandungan arsenik yang lebih tinggi.

Baca Juga: Rumah Tangganya Sempat Diterawang Bakal Pisah Ranjang, Reino Barack Ungkap Syahrini Adalah Keputusan Terbaik di Hidupnya: Saya Selalu Bersyukur!

Sebagian besar dari 950 orang ini sudah mengalami gangguan fungsi paru-paru dibandingkan mereka yang tak terpapar.

Kerusakan karena terpapar arsenik ini setara dengan beberapa dekade menghisap rokok.

Namun, tenang saja, kita bisa mengonsumsi makanan yang mengandung jumlah arsenik rendah meski tak boleh terlalu sering.

Menurut dr.Rohs, paparan pasif sendiri tak mempengaruhi peningkatan signifikan pada risiko kanker paru-paru.

Meski begitu, tak ada salahnya untuk kita mencegah dibandingkan mengobati, bukan? (GridPop.id)

Baca Juga: Dari Kecil Tak Dapat Kasih Sayang Penuh Krisdayanti, Aurel Hermansyah Menangis Ungkap Sikap Sayang Ashanty yang Bak Bumi dan Langit dengan Ibu Kandungnya: Bersyukur Ada Bunda di Kita

Artikel ini telah tayang di SajianSedap.ID dengan judul: Lebih Parah dari Rokok, Makanan Sehari-hari ini Bisa Menyebabkan Kanker Paru-paru yang Tak Pernah Kita Sadari