Find Us On Social Media :

Makin Tegang, Pertempuran Sengit di Perbatasan India dan China Makan Korban 63 Tentara Meregang Nyawa

By None, Kamis, 18 Juni 2020 | 07:13 WIB

Tentara India dan China di perbatasan antar kedua negara

Baca Juga: Gemar Pamerkan Koleksi Mobil Mewah hingga Sandang Julukan Pengacara Rp 30 Miliar, Hotman Paris Dibuat Menciut Usai Bersanding dengan Sosok Konglomerat Ini: Berlianku Tak Berarti Melihat Kekayaan Sebanyak Ini!

Di Lembah Galwan, tentara dikunci dalam pertempuran selama seminggu.

Juru bicara kementerian luar negeri India mengatakan pada bulan Mei: "Ini adalah pihak China yang baru-baru ini melakukan kegiatan yang menghalangi pola patroli normal India."

Tidak jelas berapa banyak pasukan Cina di wilayah tersebut, namun mantan kolonel tentara Ajai Shukla percaya ada beberapa brigade PLA, yang berarti ribuan orang.

Sebagian besar pasukan ini kemungkinan diposisikan di belakang di belakang mereka yang memimpin serangan ke wilayah India.

Baca Juga: Sarwendah Tiba-tiba Tunjukkan Gelagat Aneh, Ruben Onsu Langsung Curiga hingga Gerak Cepat Beli Testpack, Mau Punya Anak Lagi?

Kemudian intrusi telah merambah cepat, masuk ke dalam, menurut The Print , dengan sekitar 40 hingga 60 orang Cina dikerahkan.

Pada 25 Mei, Global Times yang dikontrol negara China mengatakan pasukan India telah masuk tanpa izin di wilayah Tiongkok dan menulis: 'Wilayah Lembah Galwan adalah wilayah Tiongkok.'

Lembah Galwan secara resmi dikembalikan kepada orang-orang India setelah perang tahun 1962.

Laporan Global Times mengklaim bahwa pasukan India berusaha mendirikan fasilitas pertahanan ilegal sejak awal Mei dan bahwa Cina memiliki kontrol perbatasan sebagai tanggapan terhadap provokasi India di Lembah Galwan.