Find Us On Social Media :

Awas, Terlalu Sering Mencukur Rambut Kemaluan Ternyata Tak Baik Bagi Miss V, Ini Efek Sampingnya!

By None, Rabu, 24 Juni 2020 | 06:13 WIB

Mencukur rambut kemaluan ternyata memiliki risiko yang tinggi lho Moms!

4. Bisa muncul tunggul, ruam, benjolan dan rambut tumbuh ke dalam.

5. Sangat mungkin akan terjadi Infeksi bakteri.

6. Berpeluang besar risiko tertular atau menularkan infeksi virus, seperti herpes simplex atau HPV, karena luka atau iritasi kulit yang membuat kulit lebih rentan.

Mackar pun mengingatkan, jika mencukur rambut kemaluan wanita bisa berisiko iritasi dan membuat folikel rambut yang tertinggal terinfeksi.

Baca Juga: Bikin Merinding Sudah 2 Kali Pindah, Sarwendah Dibuat Syok Thalia Kembali Dapati Hewan Mengerikan Ini Masuk ke Rumah, Diteror Lagi?

Bahkan, mencukur rambut kemaluan juga dapat meninggalkan luka mikroskopis.

"Ketika iritasi itu dikombinasikan dengan lingkungan yang hangat dan lembab di area kelamin, ini mendatangkan risiko berkembangnya bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit," papar Mackar.

Untuk diketahui, rambut kemaluan di daerah genital juga membantu meminimalkan kontak kulit dengan seseorang yang mungkin sudah memiliki penyakit menular seksual.

Ini terjadi karena rambut di area vital akan membantu mencegah kontraksi.

Baca Juga: Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Sudah Pernikahannya Gagal Digelar, Jessica Iskandar Kini Dikabarkan Idap Penyakit Serius yang Serang Organ Vitalnya