Find Us On Social Media :

Bak Tepis Klaim Wali Kota Risma Soal Zona Hijau, Tukang Gali Kubur Ini Bersaksi Sudah Kuburkan 1.500 Jenazah Covid-19 di Surabaya, Waduh!

By None, Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:30 WIB

Ilustrasi - Penggali kubur jenazah covid-19

GridPop.ID - Persebaran virus corona di Indonesia hingga kini masih belum bisa dihentikan.

Pasien dan korban pun masih terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Salah satunya di kota Surabaya, Jawa Timur yang belakangan ini mendapat sorotan tajam.

Baca Juga: Tak Main-main, Bergelar Doktor hingga Miliki Aset Kekayaan Rp 46 Triliun, Ini Deretan Fakta Mencengangkan Abu Bakr Al Baghdadi, Pimpinan ISIS yang Paling Diburu Banyak Negara!

Pasalnya, seorang penggali kubur di Surabaya memberi kesaksian mengejutkan.

Dia mengaku bahwa sudah ada ribuah jenazah covid-19 yang dikuburkan di Surabaya.

Namun, fakta tersebut nampaknya berbeda dengan apa yang diungkap oleh Wali Kota Surabaya, Risma.

Tingkat kematian pasien Covid-19 di Indonesia kini semakin bertambah seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Sempat Telan Pil Pahit Gagal Nikah hingga Kurung Diri di Kamar karena Depresi, Nasib Artis Ini Berubah Drastis Usai 2 Tahun Menikah, Lebih Bahagia!

Tercatat, hingga Selasa (24/8/2020) sore, total kematian pasien Covid-19 di Indonesia ada 6.759 jiwa.

Dari total jumlah tersebut, salah satu daerah di Indonesia yang menyumbang tinggi kematian yaitu Kota Surabaya, Jawa Timur.

Hal ini berdasarkan kesaksian para tukang gali kubur yang telah memakamkan jenazah-jenazah korban infeksi virus corona.

Baca Juga: Angbeen Rishi Menikah Tanpa Restu Hingga Kini Hamil Anak Pertama, Sang Ibu Kandung Kepergok Suka Tiba-tiba Menangis: Perjuangan Ibu Mati-matian Buat Anaknya

Munaji, salah satu tukang gali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Kota Surabaya, mengaku telah menguburkan lebih kurang 800 jenazah Covid-19.

Namun, bila ditambah dengan jenazah yang dimakamkan di TPU Babat Jerawat, Munaji dan rekan-rekannya sudah menguburkan 1.500 jenazah selama masa pandemi corona.

"Ini nyata pemakamannya Covid-19, mulai awal pandemi sampai sekarang, sekitar 1.500-an lebih," kata Munaji dilansir dari KompasTV, Senin (24/8/2020).

 

Baca Juga: Pernah Ditembak Beberapa Kali hingga Diajak Raffi Ahmad Nikah, Luna Maya Bocorkan Tabiat Suami Nagita Slavina Saat Bujang: Dia Kayak Anak Kehilangan Arah!

Munaji menceritakan, di awal-awal masa pandemi, dalam sehari dirinya bisa menguburkan 35 jenazah dan bekerja hingga 24 jam.

Kendati jumlah jumlah kematian pasien Covid-19 di Surabaya masih tinggi, kini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat mengklaim penanganan Covid-19 di Surabaya sudah benar.

Tak tanggung-tanggung, Risma juga mengklaim jika wilayahnya sudah masuk zona hijau.

Baca Juga: Singgung Rumah Tangga Reino Barack dan Syahrini yang Semakin di Puncak Kebahagiaan, Peramal Ini Ingatkan Luna Maya Agar Tak Berlama-lama Ratapi Nasib: Berhenti Playing Victim

"Di mana kondisi Surabaya sudah hijau yang artinya penularannya kita sudah rendah. Lalu yang sembuh sudah banyak," kata Wali Kota Risma.

Padahal berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kota Surabaya sudah tidak termasuk dalam zona merah.

 

Surabaya sekarang termasuk dalam daerah zona oranye atau daerah dengan kasus Covid-19 risiko sedang.

GridPop.ID (*)

 

Artikel ini telah tayang di GridHits.ID dengan judul:Kesaksian Tukang Gali Kubur Terkait Ribuan Jenazah yang Sudah Dikuburkan di Surabaya, Wali Kota Risma: Kondisi Surabaya Sudah Hijau