Find Us On Social Media :

Kabar Gembira! Hasil Uji Coba Vaksin Corona Sinovac yang Disuntikkan Bertahap di Indonesia Telah Diklaim Aman, Tapi...

By None, Rabu, 9 September 2020 | 14:40 WIB

Ilustrasi vaksin virus corona.

GridPop.ID - Saat ini, berbagai negara berlomba-lomba membuat vaksin virus Covid-19. Salah satunya adalah China dengan kandidat vaksin virus corona dari Sinovac. Setelah dilakukan uji coba, vaksin dari Sinovak tersebut menunjukkan hasil aman untuk orang yang berusia lebih tua atau lanjut dalam hasil awal dari uji coba tahap awal hingga menengahnya. Namun, respons kekebalan yang dipicu oleh vaksin terhadap orang-orang berusia lanjut terlihat sedikit lebih lemah dibanding pada orang dewasa dengan usia yang lebih muda.

Baca Juga: Rela Ambil Resiko Demi Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Corona, Begini Pengakuan Ridwan Kamil Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Keterangan ini disampaikan pada Senin (7/9/2020) oleh perusahaan asal China ini, Sinovac Biotech Ltd (SVA.O).

Melansir Reuters, Senin (7/9/2020), petugas kesehatan mengkhawatirkan, apakah vaksin eksperimental ini dapat melindungi orang-orang berusia lanjut dengan memicu kekebalan. Sebab, kelompok usia ini biasanya bereaksi kurang kuat terhadap vaksin untuk melawan virus yang telah menyebabkan lebih dari 800.000 kasus kematian di dunia tersebut.

Baca Juga: Pandemi Corona Akan Segera Berakhir! Uji Klinis Fase 3 Telah Dimulai, Bio Farma Akui Siap Terima 50 Juta Bulk Vaksin Covid-19 Mulai November Mendatang

Kandidat vaksin Sinovac juga disebut tidak menimbulkan efek samping yang serius dalam kombinasi uji coba fase 1 dan fase 2 yang diluncurkan bulan Mei lalu.

Menurut perwakilan media dari Sinovac, Liu Peicheng, uji coba saat ini melibatkan 421 orang dengan usia setidaknya 60 tahun. Seperti diketahui, empat dari delapan vaksin yang tengah berada pada uji coba fase tiga berasal dari china.

Dari tiga kelompok orang yang menjalani uji coba, yaitu berturut-turut diberikan dua suntikan dosis rendah, sedang, dan tinggi dari CoronaVac, 90 persen mengalami peningkatan yang signifikan pada tingkat antibodi.

Baca Juga: Hubungannya dengan Rizky Billar Sedang Hangat-hangatnya, Lesty Kejora Justru Kembali dikait-kaitkan dalam Drama Gonjang-ganjing Pernikahan Sang Mantan karena Hal IniSejauh ini, vaksin tersebut tengah diujicobakan di Brasil dan Indonesia pada tahap akhir uji coba pada manusia. Tahap ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan dari vaksin agar dapat memenuhi standar persetujuan dan digunakan oleh masyarakat luas. Hingga kini, ada puluhan ribu orang yang telah diberikan vaksin tersebut, termasuk 90 persen karyawan Sinovac dan keluarganya.

Baca Juga: Ngeri Bukan Main, Ternyata Begini Penampakan Virus SARS-CoV-2 Saat Serang Paru-paru Penderita, Masih Tak Mau Pakai Masker?

Melansir Kompas.com, 12 Agustus 2020, penyuntikan calon vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Indonesia sendiri dilakukan secara bergelombang.

Penyuntikan calon vaksin gelombang pertama selesai pada minggu kedua bulan Agustus. Targetnya adalah 120 orang relawan. Kemudian, proses penyuntikan berikutnya digelar pada minggu ketiga dan keempat bulan Agustus, masing-masing terhadap 144 orang relawan.

Gelombang penyuntikan vaksin terhadap relawan dan pemantauan akan terus dilakukan hingga minggu ketiga bulan Desember dengan total 1.620 orang relawan.

Baca Juga: Selama Ini Ditutupi Rapi-rapi, Kebohogan Rizky Billar Satu Ini Akhirnya Terbongkar Juga, Lesty Kejora Langsung Meradang: Bohong Amat Kau!Apabila uji klinis fase III ini berjalan lancar, hasilnya akan segera diregistrasikan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lalu setelah lolos di BPOM, vaksin akan diproduksi massal oleh PT Bio Farma pada Januari 2021. Bio Farma ditargetkan bisa memproduksi 250 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun.

Baca Juga: 3 Tahun Kenyang Dituding Nikah Siri dengan Suami Orang, Umi Pipik Beri Jawaban Menohok Saat Dicecar Pertanyaan Soal Pernikahan: Kalau Baru, Takut Pada Risih!GridPop.ID (*) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Uji Vaksin Corona Sinovac Diklaim Aman, tapi Lemah pada Lansia"