Find Us On Social Media :

Viral Aksi Suami Bungkus Istri Pakai Kain hingga Ngaku Normal, Ternyata Divonis Gangguan Parafilia oleh Seksolog, Apa Itu?

By Arif B, Kamis, 17 Juni 2021 | 16:01 WIB

ilustrasi

GridPop.ID - Baru-baru ini warganet dibuat heboh dengan unggahan seorang pria yang mengaku senang membungkus istrinya dengan kain.

Apalagi, dalam unggahannya itu sang pria mengaku tindakannya normal-normal saja karena dilakukan dengan persetujuan pasangan.

Padahal, tanpa disadari sang pria, apa yang dilakukannya itu ternyata merupakan gangguan parafilia.

Baca Juga: Ngaku Tak Puas Cuma Bercinta Satu Kali Sehari dengan Kalina Ocktaranny, Vicky Prasetyo Langsung Disentil Dokter Boyke, Seksolog Kondang Peringatkan Durasi Berhubungan Badan hingga Kemungkinan Kelainan

Melansir dari Tribun Manado, foto-foto yang menghebohkan jagad dunia maya itu diunggah sang pria pada November 2020 silam di Facebook.

Hingga akhirnya diunggah ulang oleh akun Instagram @smart.gram belum lama ini.

Dalam unggahan, terdapat foto yang memperlihatkan tubuh perempuan dalam kondisi terbalut berbagai kain berwarna putih hingga ungu.

Perempuan tersebut tertutup kain, mengenakan kerudung panjang, setelan blazer dan rok ala pekerja kantoran.

Menanggapi hal ini, psikolog sekaligus seksolog Dr. Baby Jim Aditya M.Psi. pun angkat bicara.

Dikatakan Baby apa yang dilakukan pria tersebut sudah masuk ke dalam gangguan parafilia.

Parafilia adalah ketertarikan seksualitas seseorang pada obyek-obyek yang bukan merupakan obyek seksual.

Baca Juga: Sejak Kecil Suka Lihat Orang Selimutan, Orangtua Gilang 'Bungkus' Diam Saja Meski Tau Penyakit Anaknya Terbawa Sampai Kuliah

"Itu kan gangguan parafilia, tertarik pada obyek-obyek yang bukan objek seksual, tetapi tertarik pada benda-benda non-seksual," kata Baby saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/6/2021).

Parafilia atau fetish sesungguhnya tidak menjadi masalah selama dilakukan atas persetujuan dua belah pihak dan tidak mengancam keselamatan jiwa.

Baby mencontohkan ada orang yang memiliki ketertarikan pada telapak kaki, pakaian, dan lain sebagainya.

"Kalau misalnya masih dalam batas-batas yang enggak menyakiti, mengancam nyawa, ya oke-oke saja. Concent dulu nomor satu, baru safety," ujar Baby.

Namun, ada juga orang yang merasa tersulut gairahnya ketika melihat pasangannya kesakitan, disundut dengan puntung rokok, disayat-sayat kulitnya, dan lain sebagainya.

Hal itu lah yang tidak bisa dibiarkan dan bisa masuk dalam ranah pidana.

"Mungkin yang bungkus-bungkus itu sudah termasuk ekstrem ya, susah bernapas lho itu, itu juga prosesnya bermenit-menit kan sampai dibungkus sebadan begitu," sebut dia.

Baca Juga: Ramai di Medsos Gilang Bungkus Jarik Diduga Miliki Kelainan Seksual, Ini Dia 10 Jenis Fetis Seksual yang Perlu Diketahui, Dari yang Paling Aneh hingga Sadis!

GridPop.ID (*)