Find Us On Social Media :

Ibu Muda di Aceh Tega Bunuh Bayi Usia 6 Bulan, Polisi Selidiki dan Temukan Fakta Mencengangkan hingga Ungkap Motif Pelaku

By Lina Sofia, Jumat, 9 Juli 2021 | 21:02 WIB

(ilustrasi) Ibu bunuh bayinya

Setelah membunuh bayinya, lalu pelaku membuang alat untuk membunuh ke belakang rumah.

Polisi pun sempat mengalami kendala mencari alat tersebut sebagai barang bukti pembunuhan, karena kondisi lokasi belakang rumah berair dan becek.

Namun satu jam melakuken pencarian, polisi berhasil menemukannya di belakang rumah dekat kamar mandi tersebut.

6. Korban Sakit Demam Dihabisi saat Mulai Membaik

Diketahui bayi bernama Siera ini menderita sakit demam.

Namun sang Ibu kandung tega menghabisi darah dagingnya itu saat kondisi sakitnya mulai berkurang dan membaik.

Baca Juga: Cinta Buta dengan Keponakannya, Istri di Bantul Gelap Mata Bunuh Suami Saat Hubungan Badan, Leher Korban Dijerat Kawat Besi!

Menurut Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, awalnya  korban menderita sakit demam dan sudah dibawa ke Puskesmas Rundeng untuk mendapatkan perawatan.

Lalu, pihak Pukesmas Rundeng menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam.

Namun orang tuanya tak mau membawa si bayi untuk di rawat ke RSUD Kota Subulussalam.

Orang tuanya memilih membawa korban ke rumah neneknya nya di Desa Sibungke, untuk diobati secara tradisional dengan cara dikusuk.

Selama di kampung neneknya di Sibungke, korban juga menjalani pengobatan kampung.

Setelah beberapa hari mejalani perawatan, kondisi si bayi sudah mulai pulih atau sembuh.

Namun nasib berkata lain, Si Ibu malah membunuh bayinya itu hanya dipicu emosi pada suaminya.

7.  Motif Pelaku Bunuh Bayi karena Kesal Pada Suami dan Depresi

Kepada petugas Satreskrim dan Polsek Rundeng yang turun ke lapangan untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku menyatakan membunuh bayinya itu karena kesal kepada suami dan depresi.

Pelaku mengaku kesal pada suaminya karena merasa hanya dia yang mengurusi anaknya di saat bayi berusia 6 bulan tersebut dalam kondisi sakit.

Baca Juga: Bertahun-tahun di Bui Atas Kasus Pembunuhan Sang Kekasih, Begini Kabar Lidya Pratiwi yang Ternyata Coba Banting Tulang Jalani Profesi Ini Usai Hirup Udara Bebas

Sang suami dianggapnya tidak peduli terhadap kondisi sang anak saat sakit, sehingga membuat Sirwati menjadi gelap mata.

Akhirnya pelaku tega berbuat keji membunuh anaknya sendiri secara sadis.

Sejauh ini, polisi menduga kuat jika pelaku yang merupakan ibu muda mengalami depresi terkait masalah rumah tangga.

Namun untuk memastikan kebenaran apakah pelaku depresi harus menunggu pemeriksaan kejiwaan dari dokter.

“Dugaan sementara, sang ibu ini mengalami depresi karena masalah keluarga, tapi tentunya harus melalui pemeriksaan kejiwaan dari dokter ahli,” ujar Kapolres AKBP Qori Wicaksono. 

GridPop.ID (*)