Find Us On Social Media :

Dikira Ciu, Sekelompok Remaja Ini Ternyata Minum Hand Sanitizer Saat Pesta Miras di Kosan, yang Terjadi Selanjutnya Bikin Merinding

By Sintia N, Selasa, 21 September 2021 | 10:02 WIB

Ilustrasi - Minuman Keras

GridPop.ID - Hand sanitizer saat ini menjadi salah satu barang wajib yang harus dibawa kemana pun.

 

Seperti diketahui, kandungan alkohol tinggi dalam hand sanitizer dipercaya ampuh membasmi kuman dan bakteri yang ada di tangan kita.

Namun apa jadinya jika cairan hand sanitizer itu tertelan dan masuk ke dalam tubuh manusia.

 

 

 

Seperti kejadian mengerikan yang belum lama dialami oleh sekelompok remaja di Berau, Kalimantan Timur.

Melansir Sosok.ID, seorang remaja berinisial HK (15) diamankan polisi setelah membuat kelima temannya tewas.

HK tak sengaja melakukan pembunuhan dengan memberikan 4 liter air yang dicampur hand sanitizer kepada rekan-rekannya sebagai bentuk balas dendam.

Sebab, selama ini teman-temannya selalu memalak dirinya untuk membeli minuman keras atau miras.

Baca Juga: Dulu Nekat Nikahi Ibu Angkat hingga Dituding Lakukan KDRT, Pesepak Bola Ini Kini Persunting Wanita 16 Tahun Lebih Muda, Istri Barunya Bukan Orang Sembarangan

Melansir dari Tribun Kaltim, ide HK dimulai saat ia dan ketujuh temannya melakukan pesta miras di sebuah kos-kosan pada Jumat (10/9/2021) sekitar pukul 14.00 Wita.

Mereka pun melanjutkan pesta miras di tempat yang sama yang berlokasi di Jalan Tanjung Baru, Kelurahan Sambaliung itu sekitar pukul 20.00 Wita.

Usai pesta miras tersebut, dua orang dari kumpulan remaja itu mendadak meninggal dunia.

Korban pun terus bertambah hingga lima orang.

"Dampak dari mereka minum itu akibatnya ada yang meninggal," kata Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, seperti dikutip dari Tribun Kaltim.

"Awalnya yang meninggal dua orang, kemudian bertambah terus, hingga sampai kemarin, Senin (13/9/2021), sudah lima orang yang meninggal," imbuhnya.

Usut punya usut, para korban meminum cairan yang dibawa oleh HK.

Cairan tersebut rupanya dibuat HK dari campuran air dan handsanitizer.

Kepada para korban, HK mengakui cairan tersebut adalah ciu atau miras.

"Korban percaya, mungkin karena sudah merasa dekat, jadi percaya saja kalau (miras) itu Ciu, bukan cairan pembersih tangan," ujar Anggoro.

Baca Juga: Alhamdulillah Nagita Slavina Hamil Anak Laki-laki Lagi, Raffi Ahmad Ternyata Takut Bukan Main Jika Miliki Anak Perempuan, Alasannya Tak Disangka-sangka

Untuk mengelabui teman-temannya, HK sendiri juga sempat mencicipi cairan handsanitizer tersebut.

Menurut pengakuan HK, handsanitizer itu ia dapat dari tempatnya bekerja di sebuah lokasi pengupasan kepiting.

HK rupanya sengaja membawanya saat teman-teman menyuruhnya membeli miras.

Menurut penyidik Satreskrim Polres Berau Iptu Doni Witono, HK ternyata kerap dipalak oleh para korban.

Karena bekerja, HK seringkali dimanfaatkan teman-temannya dan diminta untuk membelikan miras.

"Pelaku ini sering dimintai duit para korban beli alkohol murni campur minuman berenergi. Anak-anak ini sering mabuk," terangnya mengutip dari Kompas.com.

HK kerap diancam para korban akan dijauhi bila ia tidak mau memberikan uang ataupun membelikan alkohol.

Rasa jengkel akhirnya memuncak dan membuat HK berinisiatif memberi cairan handsanitizer kepada teman-temannya.

HK awalnya berniat untuk membuat teman-temannya sakit perut.

Naas, tindakannya justru membuat nyawa kelima temannya melayang.

Baca Juga: Tak Cukup Cuma Pamer Perhiasan, Ayah Rozak Kini Pamer Perawatan Wajah Mahal Demi Muka Makin Glowing, Mulai dari Kulit Mochi Hingga S Heart!

Dilansir dari Grid Health, menelan atau tertelan cairan hand sanitizer dapat beresiko pada kebutaan hingga kematian.

Seperti dilaporkan oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) dalam jurnal CDC Morbidity and Mortality Weekly Report pada Rabu (5/8/2020) lalu.

"Menelan produk hand sanitizer berbasis alkohol yang mengandung metanol dapat menyebabkan keracunan metanol yang mengancam jiwa," ungkap dr. Luke Yip dari Tim Respons Covid-19 CDC.

Tim ahli dari CDC memperingatkan bahwa menelan hand sanitizer jenis apapun bisa berbahaya untuk kesehatan.

Hal ini dikarenakan secara umum handsanitizer mengandung 60 hingga 90 % kadar alkohol.

Sementara kandungan metanol atau dikenal sebagai metil alkohol adalah bentuk alkohol yang jauh lebih beracun.

"Tentu saja, keracunan alkohol dapat menyebabkan gejala yang serius. Tapi metanol bisa lebih beracun," jelas dokter Dr. Robert Glatter, dari Lenox Hill Hospital di New York.

Baca Juga: Ngacir Tanpa Sehelai Kain, Dua Sejoli Ini Kepergok Asyik Bercinta di Semak Belukar Pukul 3 Pagi, yang Terjadi Selanjutnya Bikin Geleng Kepala

GridPop.ID (*)