Lantaran merasa dipermalukan, NP akhirnya mengadu pada sang kakak NH hingga berujung aksi pembunuhan tragis tersebut.
Dengan menggunakan celurit dan pedang, pelaku menghabisi nyawa korban di depan sebuah bengkel Dusun II desa setempat.
Korban sempat melakukan perlawanan dan terlibat cekcok, namun akhirnya kalah karena tak membawa senjata apapun.
Usai tersungkur di tanah karena ditikam sebanyak dua kali, korban dihujam celurit di bagian perut oleh NH.
"Ya yang membacok perut saya, saat dia sudah tak bergerak lagi,"akunya.
Adapun Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha, SH, SIK, MH mengatakan, anggota personilnya dari Mapolsek Pulau Beringin bersama Satreskrim Polres OKU Selatan bergerak cepat melakukan pengejaran dan meringkus kedua pelaku.
"Berkat kesigapan petugas kurang dari 4 jam, para pelaku berhasil diringkus Personil Polsek Pulau Beringin di Back Up Satreskrim Polres OKU Selatan," ujar Kapolres dalam Press Release di Halaman Mapolres OKU Selatan, Jumat (15/10).
Diungkap bahwa motif pembunuhan disebabkan karena pelaku yang merasa tersinggung.