Find Us On Social Media :

Artis Ini Meninggal Akibat Tumor Otak Selepas Salat Dzuhur, Ternyata Jenis Camilan Murah yang Banyak Disukai Ini Bisa Jadi Pemicunya, Segera Kurangi

By Luvy Octaviani, Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:02 WIB

Jenazah Erna Libby

Makanan cepat saji ternyata mengandung gula, lemak, dan garam tinggi. Tiga hal itulah yang ternyata kurang baik bagi kesehatan kita. Salah satu penelitian mengatakan, makan makanan cepat saji terlalu sering dapat merusak sel-sel otak dan menurunkan fungsi otak. Lemak trans merupakan salah satu lemak jahat yang bisa membahayakan tubuh dan otak kita. Contoh makanan yang tinggi akan lemak trans adalah gorengan, margarin, camilan kemasan, dan nugget kemasan. Meski makanan itu punya rasa yang enak, Anda mulai harus membatasi dalam mengonsumsi. Agar efek negatifnya tidak menyerang dan semakin memperparah. Banyak dikatakan, ikan adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan protein. Namun, beberapa jenis ikan laut yang ada ternyata mengandung merkuri, lo. Merkuri yang ada di dalam ikan ini akan menyebar ke seluruh tubuh, termasuk menyerang otak. Saat merkuri masuk ke otak, sel-sel di otak akan menjadi rusak. Contoh ikan yang tinggi akan kandungan merkuri adalah ikan tuna sirip kuning dan ikan todak.

Baca Juga: Kalahkan Nominee Lain dari Berbagai Negara, Amanda Manopo Sukses Bawa Pulang Piala Seoul International Drama Awards, Pidato Kemenangan Lawan Main Arya Saloka Bikin Terenyuh!GridPop.ID (*)