Find Us On Social Media :

BEJAT! Kakek 63 Tahun Cabuli dan Setubuhi 3 Siswi SMP dengan Iming-iming Rp 100 Ribu, Begini Faktanya

By Ekawati Tyas, Rabu, 2 November 2022 | 19:02 WIB

Ilustrasi kakek pelaku pencabulan di Tangerang Selatan.

GridPop.ID - Bejat adalah kata yang pantas untuk menggambarkan perbuatan kakek di Tangerang Selatan ini.

Pasalnya, kakek berusia 63 tahun ini ketahuan melakukan pencabulan dan pemerkosaan terhadap 3 anak di bawah umur.

Melansir Tribun Jakarta, diketahui kakek bernama Azis Hairudin alias kakek Najih tersebut tinggal di kawasan Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan.

Kakek bejat tersebut telah dijemput paksa usai orang tua korban melaporkannya ke Polres Tangerang Selatan.

Ketua RT setempat, Mulyadi membenarkan adanya peristiwa pencabulan tersebut.

"Ditangkapknya kemarin, sekarang sudah ditahan.

Dilaporkan ke Polres Tangsel 15.00 WIB, setelah maghrib dijemput," kata Mulyadi saat dihubungi, Rabu (2/11/2022).

Aksi pencabulan dan persetubuhan tersebut diduga oleh Mulyadi telah dilakukan sejak lama di rumah si kakek.

"Kalau dengar desas-desus sudah lama.

Cuma engga ada bukti, engga ada yang mau ngomong.

Akhirnya Pak J, orang tua salah satu korban melapor ke kami dan kami laporkan pelaku ke Polres Tangsel," jelas Mulyadi.

Baca Juga: Berdalih Mampu Gandakan Uang, Dukun Cabul Sukses Kelabuhi Para Korban Prianya, Begini Faktanya

Sejauh ini telah ada 3 orang korban yang membuat laporan polisi.

"Korbannya ada tiga anak, usia-usia 12-15 tahun.

Ada yang dicabuli ada yang disetubuhi juga, kalau rumornya lebih banyak dari itu," ungkap dia.

Terkait adanya laporan aksi bejat yang dilakukan si kakek, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan, Iptu Siswanto membenarkannya.

"Sudah ditangani kami, itu sudah sepekan.

Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Polres Tangsel," ungkap Siswanto.

Hingga hari ini, kata Siswanto telah ada dua anak usia SMP yang dicabuli dan satu siswa diperkosa.

Para korban diiming-imingi uang mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

"Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu," singkatnya.

Sementara itu dilansir dari Kompas.com, insiden pencabulan juga terjadi di Desa Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Pelaku merupakan dukun palsu berinisial ND.

Baca Juga: EDAN! Remaja Perkosa Bocah 8 Tahun hingga Akibatkan Selaput Dara Robek, Modus Pelaku Bikin Murka

Modus yang digunakan ND yaitu dapat menggandakan uang dengan melakukan ritual menyucikan diri.

"Mereka (para korban) bercerita bahwa terduga pelaku meminta sejumlah uang dan sudah membayar, tapi apa yang diharapkan, tidak ada," ujar Aris saat dikonfirmasi, Jumat (21/10/2022).

Dalam prosesi penggandaan uang tersebut, para korban selalu dibaiat terlebih dahulu sebelum memulai ritual penyucian diri.

Seusai dibaiat, korban diarahkan untuk naik ke lantai tiga.

Di sana, mereka diperintahkan untuk menanggalkan semua pakaian dan selanjutnya dicabuli.

"Dia (korban) sendiri yang buka baju, bukan dipaksa.

Setelah buka baju, disuruh untuk tidur, baru setelah itu dicabuli," ungkap Aris.

Berdasarkan laporan yang diterima, ujar Aris semua pengikut ND adalah pria dewasa.

"Ini laporannya akan kami tindaklanjuti, kami lidik dulu, kami lengkapi saksi-saksi dan bukti pendukungnya," tutur Aris.

GridPop.ID (*)