Find Us On Social Media :

Serahkan Video Tanpa Busana Demi Dapat Pinjaman Uang, Wanita Ini Nyesel Berujung Jadi Korban Pemerasan Pria Bejat

By Luvy Octaviani, Minggu, 18 Juni 2023 | 14:16 WIB

ilustrasi video panas

GridPop.ID - Nasib apes dialami oleh wanita ini.

Bagaimana tidak? wanita ini rela menyerahkan video tanpa busananya demi dapat pinjaman uang.

Setelahnya, wanita ini berujung menyesali tindakannya.

Pasalnya, wanita ini jadi korban pemerasan pria bejat yang menggunakan video tanpa busananya untuk mengancamnya.

Dilansir TribunTrends.com dari Saostar, polisi distrik Lien Chieu, kota Da Nang, Vietnam menahan Nguyen Duc Anh atas kasus penyebaran foto dan video tak senonoh di sosial media.

Pria 21 tahun itu merupakan warga di distrik Trang Minh, distrik Kien An, kota Hai Phong, Vietnam.

Sebelumnya, pada awal Mei 2023, lewat jejaring sosial Facebook, dia memposting gambar telanjang seorang gadis yang tinggal di distrik Lien Chieu karena mengaku telah ditipu.

Nguyen Duc Anh mengatakan gadis itu tidak mengembalikan uang yang dipinjamnya kala itu.

Saat itu kebenarna belum terungkap, Nguyen Duc Anh tetap ditahan karena melanggar kehormatan dan martabat orang lain.

Di lain sisi, polisi setempat bekerjasama dengan Departemen Cybersecurity dan High-Tech Crime Prevention of the City Public Security, Badan Keamanan Publik, mereka mengidentifikasi orang yang fotonya diposting oleh Nguyen Duc Anh.

Sosok itu adalah DL (23), dia tinggal di distrik Lien Chieu, Vietnam.

Baca Juga: KAGET, Faisal Beri Respon Ini Usai Video Panas Diduga Rebecca Klopper Beredar, Gercep Tanyakan Ini ke Putranya

Wanita ini mengatakan bahwa pada pertengahan April 2023, dia memposting informasi bahwa dia perlu meminjam uang di sebuah grup.

Pada saat itu, seorang pengguna akun Zalo bernama "Viet Anh" menghubungi dirinya.

Dia bersedia untuk meminjamkan uang sebesar Rp 1,9 juta.

Syarat untuk mendapatkan pinjaman adalah, wanita itu harus mengirimkan foto dan video dirinya tanpa busana ke pemberi pinjaman.

Jumlah pokok dan bunga yang harus dibayar oleh DL adalah nyaris Rp 3 juta dan dibayar dalam 16 hari, Rp 190 ribu per hari.

Jika pembayaran terlambat satu hari, DL harus membayar denda sebesar Rp 190 ribu.

Karena dia sangat membutuhkan uang, DL menyetujui persyaratan yang diberikan oleh akun Zalo Viet Anh.

Setelah DL mengirimkan foto dan video tanpa busana yang diminta, pemberi pinjaman kemudian mengirimkan uang.

Pada tanggal 30 April, DL mentransfer ke rekening bernama Nguyen Duc Anh di bank sebanyak 6 kali dengan jumlah total Rp 3,1 juta termasuk pokok, bunga dan denda karena keterlambatan pembayaran.

Meski sudah dibayar, namun sayangnya, pemberi pinjaman terus menggunakan foto dan video tanpa busana DL untuk mengancamnya.

Dia memaksa korban untuk mentransfer lebih banyak uang kepadanya.

Baca Juga: Sebar Video Panas Istri dengan Bos Karena Kesal Diselingkuhi, Pria Ini Juga Telan Pil Pahit Harus di Bui usai Dikhianati

Subjek mengancam akan memposting foto dan video telanjang DL di situs jejaring sosial jika dia tidak memenuhi permintaan tersebut.

Karena korban tidak mentransfer uang lagi, sejak awal Mei 2023, pelaku memposting foto telanjang di atas di kolom komentar Facebook Ibu DL dan suaminya.

Karena takut, DL akhirnya mengirimkan uang kembali untuk pelaku sebesar kepada subjek sejumlah Rp 2,1 juta.

Namun, beberapa minggu kemudian, pelaku terus mengancam, meminta DL untuk mentransfernya sejumlah Rp 2,4 juta.

Karena hal itulah, polisi menangkap pelaku karena telah mempermalukan orang lain.

Aksi pelaku yang meminta uang kepada DL. juga merupakan tindakan perampasan.

Setelah mengumpulkan semua bukti, pada 14 Juni, Komite Kasus Khusus memutuskan untuk memecahkan kasus tersebut dan menangkap pelaku yang melakukan tindakan ilegal tersebut di atas, Nguyen Duc Anh.

Setelah menjalani pemeriksaan, pelaku mengakui seluruh kejahatannya.

Secara khusus, karena tidak memiliki pekerjaan dan ingin memiliki uang untuk dibelanjakan, Duc Anh belajar dan bergabung dengan grup "Pinjaman telanjang untuk kontribusi harian" di aplikasi Facebook dengan nama akun "Nguyen Duc Anh".

Selain DL, banyak korban yang meminjam uang terhadap pelaku.

Dan mereka juga diperlakukan sama seperti DL yakni dimanfaatkan untuk memeras korban serta meminjamkan uang dengan bunga tinggi.

Baca Juga: Lapangan Golf Jadi Saksi Bisu, 4 Pemuda Gilir Gadis di Bawah Umur dengan Ancaman Sebar Video Panas

Badan Investigasi Polisi Distrik Lien Chieu menyarankan agar para korban menghubungi Tim Polisi Kriminal Polres untuk memberikan informasi dan mendukung penyelidikan.

Sebagai tambahan, apa yang dialami oleh wanita tersebut disebut dengan Sextortion berasal dari kata sex (seks) dan exortion (pemerasan).

Sextortion banyak dilakukan dengan motif balas dendam hingga intimidasi agar korban menuruti kemauan pelaku yang, seperti data SAFEnet, kebanyakan dilakukan pelaku yang punya keterkaitan hubungan dengan korban.

"Pola yang terbesar ada di cyber harassment (pelecehan secara siber) untuk ranah publik dan sextortion (pemerasan seksual) pada ranah personal," kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani seperti dikutip dari laman kompas.com. GridPop.ID (*)