GridPop.ID - Aksi penganiayaan terjadi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Dilansir dari Tribun Wow, pelaku penganiayaan adalah seorang gadis remaja berinisial DKS (17).
DKS menganiaya seorang wanita bersuami yang berinisial AM (33) hingga korban mengalami luka.
Usai menganiaya korban, pelaku kabur begitu saja.
Korban maupun pelaku diketahui sama-sama tinggal di Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim.
Beruntungnya pelaku berhasil ditangkap saat hendak pulang pada, Minggu (19/12/2021).
Peristiwa penganiayaan itu terjadi di jalan umum dekat TPU di Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumsel pada, Selasa (7/12/2021).
Pelaku awalnya mengajak korban bertemu melalui Messenger dengan alasan ingin menunjukkan sebuah rekaman suara seseorang yang berisi pembicaraan tentang kejelekan korban.
Tak ada sedikit pun rasa curiga ketika korban sampai di TKP, ia yang baru sampai kemudian menghampiri pelaku yang telah menunggu.
Setelah dekat, tiba-tiba pelaku tanpa basa-basi langsung mengeluarkan pisau dan menusukkannya ke bagian perut korban.
Diserang secara mendadak, korban langsung membela diri dengan cara menahan pisau tersebut agar tak mengenai perutnya.
Akibatnya korban mengalami luka robek di bagian telapak tangan kanan.
Ketika kejadian berlangsung, ada beberapa orang yang melintas dan kemudian melerai keduanya.
Korban lantas dibawa ke Puskesmas, adapun pelaku melarikan diri.
Dilansir dari Tribunnews.com, atas kejadian tersebut, suami korban merasa tidak terima dan melapor ke Polsek Rambang Dangku untuk ditindak lanjuti.
Setelah menerima laporan Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan Ardeni memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Sarkati bersama Team Tarantula langsung melakukan penyelidikan.
Usai pihaknya melakukan penyelidikan, pelaku diketahui bersembunyi di Prabumulih dan hendak pulang ke rumahnya.
Kemudian dilakukan pengintaian.
Pihak kepolisian akhirnya berhasil mencegat pelaku ketika melintas di Desa Tebat Agung yang hendak menuju ke rumahnya.
Pelaku lantas diamankan dengan dibawa ke Polsek Rambang Dangku guna penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan Ardeni, membenarkan adanya insiden penganiayaan tersebut.
Motif di balik aksi nekat pelaku yaitu karena cinta segitiga.
Saat ini, tersangka bersama barang buktinya satu bilah senjata tajam jenis pisau telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Atas perbuatannya Tersangka akan dikenakan pasal 340 jo 53 KUHP atau Pasal 338 jo 53 KUHP atau Pasal 351 KUHP.
GridPop.ID (*)
Source | : | Tribunnews.com,Tribun Wow |
Penulis | : | Ekawati Tyas |
Editor | : | Ekawati Tyas |
Komentar