Diakui Paliyem, keputusannya membuat jera sang anak dengan menempuh jalur hukum tak bisa lagi diganggu-gugat.
Wanita yang berprofesi sebagai ART itu tak bakal mencabut laporannya.
Paliyem juga geram dengan pacar sang anak hingga ia berharap si wanita juga ditangkap polisi.
"Tolong itu besok juga diambil ceweknya itu. Harus ditangkap, sama ceweknya juga, jangan hanya anakku," katanya.
Dwi diduga kini tinggal satu atap dengan pacarnya di sebuah kontrakan di daerah Giwangan.
"Di tempat cewek saya kira. Kalau nggak salah di Giwangan, ngontrak di situ," kata Paliyem.
Dilansir dari Tribun Jogja, aksi nekat Dwi ini sempat menggegerkan publik pada September 2021.
Ya, Dwi menjual nyaris seluruh isi rumah hingga genteng demi pacar tercinta.
Saat itu Paliyem telah melaporkan aksi Dwi dan pemuda berusia 24 tahun itu sempat masuk penjara.
Namun, Paliyem memutuskan mencabut laporannya pada, Rabu (5/1/2022) hingga akhirnya Dwi bebas.
Bak tak ada kapoknya pemuda itu kali ini kepergok menjual kompor pemberian Bupati Bantul pada, Jumat (14/1/2022).
Source | : | Tribun Wow,Tribun Jogja |
Penulis | : | Ekawati Tyas |
Editor | : | Ekawati Tyas |
Komentar