Find Us On Social Media :

Diisukan Terlibat dalam Sejarah Kelam Pelanggaran HAM di Timor Timur 1998, Prabowo Subianto dan 5 Jendral Ini Masuk Daftar Hitam dan Pernah Ditolak Masuk ke Amerika Serikat

By Maria Andriana Oky, Rabu, 30 Oktober 2019 | 09:30 WIB

Prabowo

Baca Juga: Bak Menjilat Ludah Sendiri, Dulu Kritik Keputusan Presiden Jokowi Soal Menhan, Projo Kini Sebut Prabowo Subianto Seorang Patriot Sejati

Kala itu, Sjafrie Syamsudin menjabat sebagai Sekretaris Jendral di Kementrian Pertahanan.

4. Letnan Jenderal TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim

Diberitakan bbc.com, Zacky Anwar Makarim diduga melakukan pelarangan terkait pelanggaran HAM di Timor Timur.

Saat kerusuhan HAM di Timor Timur terjadi, Zacky berpangkat Mayor Jenderal. Zacky pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen ABRI 1997-1999.

Baca Juga: Prabowo Beri Keterangan Singkat Usai Disumpah jadi Menteri Pertahanan RI, 2 Pengawal Pribadinya Curi Perhatian Warganet: Duh Galfok Ajudannya!

Dia juga pernah menduduki Asisten Intelijen KSAD 1996-1997, dan Kepala Satgas Pantia Penentuan Pendapat Timor Timur.

5. Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo

Diwartakan bbc.com, Pramono juga dilarang masuk ke Amerika Serikat ketika akan berangkat menghadiri G-20, Oktober 2009.

Baca Juga: Kini Jadi Menteri Jokowi, Seorang Pria Bongkar Fakta Prabowo Ternyata Pernah Ditampar Berkali-kali Karena Dianggap Tak Mampu Urus Anak Buah, Begini Reaksinya

Pramono diduga terlibat pelanggaran HAM di Timor Timur 1999.

Waktu itu dia menjabat sebagai Komandan Grup Kopassus yang bertugas di Timor Timur. (*)