Find Us On Social Media :

Mengiris Hati, Satu Keluarga di Flores Tinggal di Gubuk Reyot, sang Suami Tunanetra Rawat Istri dan Anak yang Idap Gangguan Jiwa dengan Memasak Makanan hingga Mengandalkan Belas Kasihan dari Orang

By Veronica Sri Wahyu Wardiningsih, Minggu, 15 Desember 2019 | 09:55 WIB

Satu Keluarga di Kampung Mano-Nancang, Kel. Mandosawu, Kec. Pocoranaka, Kab. Manggarai Timur, Flores, NTT, Jumat malam (13/12/2019) mengalami sakit. Martinus Adat (64) sakit Tuna Netra sejak lahir sementara anak sulungnya (tengah) bersama mamanya mengalami sakit gangguan jiwa.

GridPop.ID - Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk menekan angka kemiskinan.

Hal itu terbukti masih ada warganya yang hidup memprihatinkan dengan mengandalkan belas kasihan dari orang lain.

Salah satunya dialami oleh pasangan suami istri di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini yang hidup serba keterbatasan.

Baca Juga: 4 Tahun Menikah, Pesinetron Ini Ungkap Kebahagiaanya Setelah Dinyatakan Hamil Buah Hati Pertama hingga Banjir Doa dari Para Sahabat

Diberitakan Kompas.com, Martinus Adat (64), seorang suami sekaligus ayah penderita tunaetra di Kampung Mano-Nancang, Keluarahan Mandosawu, Manggarai Timur, Flores, NTT, tetap setia merawat istri dan anaknya yang menderita gangguan jiwa.

Pria yang sejak lahir sudah tidak bisa melihat ini dengan keterbatasannya, merawat bahkan memasak untuk istrinya, Paulina Dihus, serta anak sulungnya, Fransiska Jemita (26).

Keluarga kecil ini tinggal di Kampung Mano-Nancang yang berada di pedalaman Manggarai Timur, Flores.

Baca Juga: Ruang Persalinan Mendadak Heboh, Dokter Menjerit Usai Bantu Kelahiran Bayi Kembar, Sang Ibu Penasaran dan Terkejut Saksikan Kondisi Bayinya

Jarak dari Kota Borong, Ibu Kota Kabupetan Manggarai Timur ke Kampung Mano-Nancang ekitar 43 kilometer.