Find Us On Social Media :

Mengaku Sebagai Pemimpin Seluruh Pemerintah di Dunia, Petinggi Sunda Empire Sepakat Raja Keraton Agung Sejagat Harus Dihukum: Dia Sudah Menyalahi Aturan Sistem Sunda Empire!

By Sintia Nur Hanifah, Kamis, 23 Januari 2020 | 15:30 WIB

Salah satu petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana

GridPop.ID - Bangsa Indonesia kini tengah digegerkan dengan fenomena kemunculan kerajaan-kerajaan yang tak jelas asal-usulnya.

Setelah sempat heboh dengan penangkapan raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, kini kembali muncul kekaisaran baru yang menamakan dirinya sebagai Sunda Empire.

Bahkan, salah satu petingginya beberapa kali mengutarakan pernyataan yang kontroversial lantaran bertentangan dengan sejarah dan sistem-sistem yang kini berlaku.

Baca Juga: Meradang Permintaan Maafnya Seolah Tak Digubris, Ningsih Tinampi Ancam Balik Akan Lakukan Hal yang Rugikan Banyak Orang, Apa Itu?

Maraknya kerajaan-kerajaan fiktif memunculkan nama Rangga Sasana sebagai petinggi Sunda Empire.

Melalui kanal YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC) Rangga Sasanca menjelaskan soal keberadaan Sunda Empire, Selasa (21/1/2020).

Rangga tak mau Sunda Empire disamakan dengan Keraton Agung Sejagat yang saat ini pimpinannya telah ditangkap polisi.

Baca Juga: Nyai Mengamuk, Wartawan ini Kena Semprot Habis-habisan Hingga Stasiun TV Langsung Boikot Nikita Mirzani, Ternyata Kata-kata ini yang Jadi Penyebabnya!

"Jadi perlu diketahui, Sunda Empire jangan disamakan apa yang dilakukan saudara Totok Santosa," kata Rangga.

Ucapan Rangga itu pun langsung ditimpali oleh presenter Karni Ilyas.

"Tapi Totok pun pernah di Sunda Empire ya katanya?," tanya Karni Ilyas.

Menurut Rangga, Sunda Empire tak pilih-pilih dalam merekrut anggota.

Namun, ia menyebut kerajaan tersebut tak merekrut manusia sebagai anggota.

"Siapapun boleh di Sunda Empire," kata Rangga.

Dalam pernyataannya itu, Rangga menegaskan bahwa ada beberapa paham yang salah di Keraton Agung Sejagat.

Baca Juga: Panglima Langit Kembali Bongkar Sosok Dukun yang Menyerang Putri Selebriti Kondang Hingga Lakukan Hal Ini: Dia Panas!

Ia juga setuju jika pimpinan Keraton Agung Sejagat, Totok Santoso dihukum.

Petinggi Sunda Empire ini menyebutkan soal adanya kebijakan dek dari Keraton Agung Sejagat.

"Kalau saudara Totok tadi menyebut tentang adanya dek, saya tidak tahu tentang adanya dek," ujar Rangga Sasana.

Ia juga membantah dirinya mengenal sosok Totok Santoso.

Baca Juga: Bak Bumi dan Langit, Begini Beda Tempat Tinggal Nia Ramadhani Dulu dan Sekarang, Rumah Kecil di Pinggir Jalan Vs Hunian Mewah Super Luas, Intip Potretnya!

"Saya tidak tahu wajahnya Pak Totok kayak apa juga tidak tahu."

"Jadi apa yang saya nilai diposisi saudara Totok dengan Keraton Agungnya itu adalah sudah menyalahi aturan di luar sistem Sunda Empire, jadi harus dihukum," tambah Rangga.

Kesalahan lain dari Keraton Agung Sejagat adalah tak meminta izin pendirian kerajaan di bawah Sunda Empire.

"Sunda Empire telah menegaskan setelah perang dunia kedua, tidak ada satupun negara atau pemerintahan yang didirikan tanpa izin Sunda Empire," tambah Rangga Sasana.

Rangga juga mengklaim bahwa anggota Sunda Empire bukannya manusia melainkan pemerintah di seluruh dunia.

"Tapi karena dalam posisi begini, Sunda Empire tidak merekrut manusia. Karena anggotanya seluruh negara-negara dan pemerintahan dunia. Bukan manusia," ujarnya.

Rangga menambahkan, ada sejumlah pejabat Sunda Empire yang kini bahkan bertugas di luar negeri.

Baca Juga: Geger Mbak You Terawang Gelagat Panik Teddy Tunggu Hasil Otopsi hingga Bongkar Perangai Suami Lina: Dia Ada di Situ!

"Adapun pejabatnya yang bekerja ada di sana, mereka pada posisi sekarang baru persiapan-persiapan kita ini," kata dia.

"Kalau tadi bilang ada menggunakan Isola (Internasional Soldier Leader), perlu diketahui itu IKIP juga numpang tanahnya."

Tak hanya itu, Rangga juga mengklaim Sunda Empire lah yang mengeluarkan izin bagi setiap negara membuat pasukan.

"Tidak ada pemerintah yang boleh membangun pasukan atau polisi tanpa izin kekaisaran Sunda Empire," ujar Rangga.

Mendengar pernyataan itu, terdengar penonton bertepuk tangan.

Tampak pula Politisi Partai Demokrat yang juga merupakan kerabat Pakualaman, Roy Suryo terbahak mendengar pernyataan Rangga itu.

 (*)

Baca Juga: Jadi Ahli Waris, Putri Delina Urusi Masalah Utang Piutang Mendiang Lina Jubaedah Senilai Rp 2 Miliar

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Rangga Sasana: Sejak Perang Dunia Kedua Tidak Ada Satupun Negara Didirikan Tanpa Izin Sunda Empire