Find Us On Social Media :

Selama Ini Salah Kaprah! Tenyata Makan Nasi yang Telalu Banyak Ketika Sahur Tidak Membuat Puasa Kita Kuat Seharian Malah Jadi Sumber Penyakit, Kok Bisa?

By Septiana Risti Hapsari, Jumat, 1 Mei 2020 | 03:15 WIB

Memanaskan nasi di rice cooker

GridPop.ID - Pasti kalian pernah berfikir, jika mengonsumsi nasi yang banyak ketika sahur akan membuatpuasa lebih kuat dan kenyang.

Justru fakta sebenarnya adalah kebalikannya.

Hal itu diungkapkan oleh dokter gizi dr Juwalita Surapsari, SpGK. Menurutnya, “Makan terlalu banyak tidak akan menjamin kita kenyang lebih lama,” tutur Juwalita kepada Kompas.com, Senin (27/4/2020).

Rumus kenyang yang benar itu adalah adanya makanan tinggi protein dan serat dalam menu makan kita.

Baca Juga: Pernah Terperosok dalam Kubangan Barang Haram Hingga Harus Berkali-kali Jalani Proses Pemulihan, Ari Lasso Bagikan Cara Ampuhnya Lepas dari Jeratan Narkoba

Protein dan serat adalah dua komponen yang sangat berpengaruh terhadap rasa kenyang. Sementara itu, karbohidrat tidak akan bertahan lama karena dibakar lebih cepat oleh tubuh dibanding protein.

Penting juga kita ingat, banyak makan nasi saat sahur justru membuat kita mudah dan cepat mengantuk usai sahur dan saat menjalankan ibadah puasa di siang hari.

Kenapa? Nasi merupakan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Pun nasi, melansir hellosehat.com yang menulis artikel dengan judul Kenapa Makan Nasi Putih Bisa Bikin Ngantuk, mengandung indeks glikemik tinggi.

Indeks glikemiks sendiri adalah standar yang dipakai untuk mengukur seberapa cepat makanan tertentu meningkatkan kadar gula di dalam darah.

Baca Juga: Tak Terima Adiknya Dituding Perebut Suami Orang, Yuni Shara Pasang Badan Lindungi Krisdayanti Habis-habisan Hingga Nyaris di Pidanakan: Hati-hati Kalau Bicara!