Find Us On Social Media :

Media Asing Nilai Indonesia Gagal Total Tangani Pandemi Corona, Erick Thohir Angkat Bicara: Lucu!

By None, Minggu, 16 Agustus 2020 | 15:40 WIB

Erick Thohir

GridPop.ID - Saat ini seluruh dunia tengah dibuat kalang kabut dengan pandemi corona.

Seluruh dunia seakan lebih fokus dan sensitif dalam memandang virus Covid-19 ini.

Baru-baru ini, media asing kepergok tengah menyoroti Indonesia dalam hal penanganan Covid.

Baca Juga: Mulai Turun September Besok, Simak Cara Pencairan Bantuan Rp 2,4 Juta Bagi Karyawan Swasta Bergaji di Bawah Rp 5 Juta!

Media asing menggambarkan jika Indonesia gagal total dalam menangani pandemi Covid-19.

Padahal, bila mengacu pada data angka kematian dibanding dengan jumlah populasi, Indonesia tidak seburuk negara lain, seperti Amerika Serikat, Rusia, dan India.

Erick Thohir sebagai Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, menyinggung hal tersebut.

Baca Juga: Kabar Gembira di Tengah Pandemi Corona, Karyawan Swasta dengan Gaji di Bawan Rp 5 Juta Bakal Dapat Bantuan Rp 600 Ribu per Bulan, Begini Penjelasan dari Erick Thohir

"Ini yang lucu, kadang-kadang asumsi di luar negeri ini kayaknya kita gatot, gagal total," kata Erick.

"Kalau kita dibandingkan dengan negara yang jauh lebih kecil populasinya, yang sepersepuluh, tidak fair. Apalagi kita ini kepulauan, bukan semua daratan," sambungnya.

Menurut Erick, kebijakan Presiden Jokowi tidak melakukan karantina wilayah (lockdown) adalah salah satu kebijakan yang tepat.

Baca Juga: Tak Lagi Jadi Istri Ahok, 2 Tahun Cerai Veronica Tan Pontang-panting Jualan Ini Demi Ketiga Anaknya Usai Jadi Janda!

Kebijakan itu, kata Erick, membawa pertumbuhan ekonomi RI lebih baik dibanding negara lain meski mencatat angka minus.

Pembukaan karantina wilayah ke masa transisi mencerminkan aspek kesehatan dan ekonomi berjalan beriringan.

Baca Juga: Pergoki Asisten Rumah Tangganya Enak-enakan Makan di Meja Sedang Majikannya Lesehan di Lantai, Ashanty Beri Sindirah Menohok hingga Bajir Komentar Warganet: Ya Allah Bun...

"Kalau kita bandingkan, pertumbuhan ekonomi Malaysia -17,1, Filipina -16,5, Singapura -12,6. Jadi kebijakan Bapak Presiden sudah sangat tepat. Jadi kita enggak usah berdebat lagi," imbuhnya.

Terlebih lagi, lembaga dunia seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan OECD memprediksi bahwa ekonomi RI kembali tumbuh positif pada 2021.

Baca Juga: Pantas Berani Nikahi Janda Tajir Muzdalifah, Ternyata Orang Tua Fadel Islami Bukan Sosok Sembarangan, Profesi Keduanya Bukan Kaleng-kaleng!

IMF memprediksi ekonomi RI tumbuh 6,1 persen, Bank Dunia 4,8 persen, dan OECD 5,5 persen.

"Kalau bangsa luar percaya, masa bangsa kita yang pesimis. Karena itu, Indonesia menargetkan tumbuh 4,5 sampai 5,5 persen (tahun 2021)," pungkasnya.

Baca Juga: Akhirnya Terbongkar! Borok 11 Tahun Lalu yang Jadi Bukti Kuat Teganya Mulan Jameela Rebut Ahmad Dhani Terkuak Lewat Unggahan Maia Estianty Ini

GridPop.ID (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Media Asing Sorot Penanganan Covid-19 RI, Erick Thohir: Lucu, Tidak Adil"