Find Us On Social Media :

Temuan Virus Corona Baru Varian Delta Menyebar di Indonesia, Penggunaan Masker Dobel Kini Direkomendasikan, Ternyata Ini Alasannya!

By Lina Sofia, Minggu, 27 Juni 2021 | 17:01 WIB

Penggunaan masker dobel, masker kain dan bedah

GridPop.ID - Melonjaknya kasus positif Covid-19 membuat kita semakin lebih waspada.

Seperti pemakaian dua lapis masker atau masker dobel kini lebih disarankan.

Penggunaan dua lapis masker dianjurkan karena adanya varian baru virus corona, varian Delta, yang lebih cepat dan mudah menular.

Varian Delta kini telah menyebar dan mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan terjadinya lonjakan kasus sebanyak 21.095 pada Sabtu (26/6/2021).

Baca Juga: Virus Corona Varian Baru Mulai Merebak di Indonesia, Satgas Covid-19 Secepat Kilat Sampaikan Peringatan, dr Reisa: Jangan Ambil Resiko dengan Membuka Masker

Angka ini merupakan kasus harian tertinggi sejak pertama kali kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia pada Maret 2020.

Dilansir dari Kompas.com Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, salah satu alat pelindung diri (APD) yang direkomendasikan untuk mencegah tertular penyakit yakni penggunaan masker kain dan masker bedah.

"Pertama, untuk kegiatan sehari-hari masyarakat (yang sehat), misalnya untuk di tempat kerja, berbelanja atau mengendarai motor bisa menggunakan masker kain atau masker bedah sebanyak 2 ply (2 lembar)," ujar Wiku dalam keterangan pers gugus tugas.

Apa alasan kita disarankan pakai masker 2 lapis atau masker dobel? Seperti diberitakan Kompas.com, 24 Juni 2021, sebuah penelitian menyebutkan, masker bedah dapat menghalangi partikel udara yang berpotensi menularkan virus corona sebanyak 84,3 persen.

Sementara, jika kita mengenakan dua masker, yaitu masker bedah dengan masker kain, maka perlindungannya bisa meningkat hingga 96,4 persen.

Baca Juga: Nekat Jenguk Ayah dan Adik yang Positif Covid-19, Paula Verhoeven Rela Kenakan APD Komplit dengan Masker hingga Larang Kiano Turun dari Mobil!

"Bisa lebih efektif karena masker bedah biasanya terpasang longgar dan masih menyisakan celah di atas hidung dan pipi," ujar Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting kepada Kompas.com.

Alex mengingatkan, ketika masker longgar, risikonya masih ada partikel udara maupun droplet yang bisa masuk dari celah ini.

Berbeda dengan masker bedah, masker kain umumnya dapat diatur kekencangannya dan pas dipakai di wajah.

Oleh karena itu, kombinasi antara masker beda dan masker kain bisa memberikan perlindungan yang lebih baik.

Hal yang perlu dilakukan sebelum mengenakan masker dobel Jika tidak terbiasa, bagi sebagian orang, menggunakan satu masker sudah membuat seakan sulit bernapas, apalagi mengenakan dua masker.

Baca Juga: Kerumunan di Pasar Tanah Abang Berpotensi Ciptakan Kluster Baru Covid-19, Ini 3 Alasan Bisa Tertular Corona meski Pakai Masker di Tengah Keramaian

Maka, pastikan penggunaan masker dobel tidak hanya membuat kita aman, tetapi juga tetap merasa nyaman.

Cara lain untuk membuat masker lebih efektif Jika merasa tidak nyaman menggunakan masker dobel, Anda bisa mencoba alternatif lain yakni memastikan penggunaan masker medis terpasang dengan pas dan ketat di wajah.

Dilansir dari Tribunnews jika tidak memiliki masker rangkap, CDC menganjurkan mengingkat tali masker menjadi lebih rapat.

Baca Juga: Bikin Geger, Pemakaian Strap Masker di Masa Pandemi Covid-19 Ternyata Bisa Jadi Sumber Infeksi Berbahaya, Begini Penjelasannya

Cara ini juga sama efektifnya dengan menggunakan masker dua lapis.

Dengan catatatan tidak ruang atau udara yang masuk dari sisi-sisi wajah.

Berikut cara membuat simpul tali masker seperti yang dikutip dari keterangan Pemprov DKI.

1. Ikat tali masker sedekat mungkin dengan ujung masker;

2. Selipkan ujung masker ke arah dalam;

3. Pastikan tidak ada rongga ketika dipakai.GridPop.ID (*)